Home » Bikin Penasaran, Dua Alumni SMP Santa Maria Mentok Ini Beri “Transferan” untuk Adik Kelasnya

Bikin Penasaran, Dua Alumni SMP Santa Maria Mentok Ini Beri “Transferan” untuk Adik Kelasnya

oleh Suwito

MENTOK, YTKNews.id– Suasana berbeda terasa di SMP Santa Maria Mentok pada 11–12 Juni 2026. Selama dua hari, para siswa mendapatkan kesempatan belajar langsung dari dua alumni angkatan 2024, Agrecia dan Ferren, yang saat ini menjadi finalis Dayang Bangka Barat 2026.

Keduanya hadir untuk berbagi pengalaman sekaligus memperkenalkan bidang yang selama ini mereka tekuni. Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan yang hangat antara alumni dan adik-adik kelas, di mana pengalaman yang mereka peroleh di luar sekolah dapat diteruskan kepada generasi berikutnya.

Pada hari pertama, Agrecia mengajak para siswa mengenal lebih dekat potensi pariwisata Bangka Barat melalui program Jangkar. Dalam sesi yang berlangsung interaktif tersebut, ia memperkenalkan berbagai destinasi wisata, kekayaan budaya, serta peran generasi muda dalam menjaga dan mempromosikan daerahnya sendiri.

 

Agrecia menjelaskan bahwa pariwisata tidak hanya berkaitan dengan tempat wisata, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat mengenalkan identitas daerah kepada orang lain. Para siswa tampak antusias mengikuti pemaparan dan berdiskusi mengenai berbagai potensi yang dimiliki Bangka Barat.

Keesokan harinya, giliran Ferren berbagi melalui pelatihan singkat tari tradisional. Dengan suasana santai namun tetap serius, ia mengajarkan beberapa gerakan dasar tari kepada para peserta. Tidak hanya mempraktikkan gerakan, Ferren juga memperkenalkan makna dan nilai budaya yang terkandung dalam tarian tradisional.

Canda dan tawa sesekali mewarnai proses latihan. Meski demikian, para siswa tetap berusaha mengikuti setiap arahan dengan baik. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman baru bagi sebagian peserta yang belum pernah mendapatkan pelatihan tari secara langsung.

Kehadiran Agrecia dan Ferren menunjukkan bahwa hubungan antara alumni dan sekolah dapat terus terjalin melalui berbagai bentuk kontribusi positif. Sebagai finalis Dayang Bangka Barat 2026, keduanya tidak hanya membawa nama baik almamater, tetapi juga berupaya membagikan pengetahuan dan pengalaman yang mereka miliki kepada adik-adik kelas.

Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan semakin mengenal potensi pariwisata dan budaya daerah, sekaligus termotivasi untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan yang mereka miliki. Bagi Agrecia dan Ferren sendiri, kembali ke sekolah dan berbagi dengan adik-adik kelas menjadi pengalaman yang berkesan sekaligus bentuk kepedulian terhadap almamater yang telah menjadi bagian dari perjalanan mereka.

 

Koresponden: Suwito

Anda mungkin juga suka