Pangkalpinang, YTKNews.id — Dalam rangka menumbuhkan semangat serta membangun budaya hidup sehat sejak awal tahun ajaran baru, SMP Santa Theresia menggelar kegiatan senam bersama pada 16 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi hari terakhir rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dan diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh warga sekolah. Senam bersama diikuti oleh seluruh murid SMP Santa Theresia, mulai dari murid kelas VII sebagai murid baru hingga murid kelas VIII dan IX. Sejak pagi hari, seluruh peserta berkumpul di lapangan sekolah dengan penuh semangat untuk mengikuti setiap gerakan yang dipandu oleh instruktur.
Koordinator MPLS, Laoshi Andre, menyampaikan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang sebagai langkah awal untuk membangun kebiasaan positif di lingkungan sekolah. Menurutnya, kesehatan fisik dan semangat belajar merupakan dua hal yang saling berkaitan dalam mendukung keberhasilan para murid selama menempuh proses pendidikan. “Kami ingin mengawali tahun ajaran baru dengan suasana yang penuh semangat, sukacita, dan energi positif. Melalui kegiatan senam bersama ini, kami berharap seluruh murid semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, memiliki tubuh yang bugar, serta semangat dalam mengikuti setiap proses pembelajaran di sekolah. Kebiasaan baik yang dimulai dari hal sederhana akan membentuk karakter dan kedisiplinan mereka di masa depan,” ungkap Laoshi Andre.
Pelaksanaan senam dikoordinasikan oleh Findi Xaverius, Florensius Kevin Arista dan guru PJOK, serta dipandu langsung oleh Tim Menyehatkan SMP Santa Theresia. Tim ini dibentuk bukan sekadar sebagai instruktur senam, tetapi juga sebagai pelopor dan teladan dalam menanamkan budaya hidup sehat kepada seluruh warga sekolah. Kehadiran tim tersebut diharapkan mampu menginspirasi murid untuk menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Suasana kegiatan berlangsung meriah. Iringan musik yang energik dipadukan dengan semangat para murid menciptakan kebersamaan yang hangat antara guru dan peserta didik. Tidak hanya menjadi aktivitas olahraga, senam bersama juga menjadi sarana mempererat hubungan, menumbuhkan kekompakan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang positif dan menyenangkan.

Kegiatan Senam Bersama
Setelah kegiatan senam selesai, seluruh murid diarahkan kembali ke kelas masing-masing untuk mengikuti kegiatan makan sehat bersama. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen SMP Santa Theresia dalam mendukung Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, sebuah program penguatan pendidikan karakter yang bertujuan membentuk generasi yang sehat, mandiri, disiplin, berakhlak mulia, serta bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan lingkungan. Melalui kebiasaan sederhana seperti berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi secara bersama-sama, sekolah berharap nilai-nilai hidup sehat tidak hanya diterapkan selama kegiatan MPLS, tetapi juga menjadi budaya yang terus dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, SMP Santa Theresia terus berupaya menghadirkan berbagai program yang mendukung perkembangan para murid secara utuh, baik dari aspek intelektual, karakter, maupun kesehatan. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap gaya hidup sehat, sekolah optimistis dapat menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, produktif, dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.
Menutup rangkaian kegiatan MPLS, Laoshi Andre menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari terbentuknya karakter serta kebiasaan hidup yang baik. “Kami berharap semangat yang dibangun melalui kegiatan ini tidak berhenti pada hari terakhir MPLS saja. Jadikan hidup sehat, disiplin, dan saling mendukung sebagai budaya yang terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari. Ketika tubuh sehat, pikiran menjadi lebih siap untuk belajar, karakter semakin kuat untuk bertumbuh, dan setiap murid akan mampu mengembangkan potensi terbaiknya. Inilah langkah awal kita membangun generasi SMP Santa Theresia yang beriman, berkarakter, berprestasi, serta siap menghadapi tantangan masa depan.” pungkasnya.
Kontributor: Findi Xaverius
