Home » Apa yang Membuat 15 Siswa Ini Siap Bersaing di OSN-K 2026? Simak Strategi Belajar dan Mental Mereka

Apa yang Membuat 15 Siswa Ini Siap Bersaing di OSN-K 2026? Simak Strategi Belajar dan Mental Mereka

oleh SMP ST YUSUF


Semangat juang dan optimisme terpancar dari 15 siswa terbaik SMP Swasta Santo Yusup yang mengikuti Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) Karimun Tahun 2026. Mereka terbagi dalam tiga bidang lomba, yaitu Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dengan masing-masing bidang diwakili oleh lima siswa pilihan hasil seleksi dan pembinaan intensif di sekolah.

OSN-K merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh pemerintah melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta pemecahan masalah siswa di bidang sains dan sosial. Tahun 2026, OSN-K diikuti oleh ratusan ribu peserta dari seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu kompetisi akademik terbesar di tanah air.

Kepala SMP Swasta Santo Yusup menyampaikan apresiasi atas kerja keras para peserta dan para guru pembimbing yang telah mempersiapkan diri sejak jauh hari.

“Kami bangga kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan dedikasi, disiplin, dan semangat belajar yang luar biasa. Menjadi peserta OSN-K saja sudah merupakan sebuah prestasi. Semoga mereka dapat memberikan hasil terbaik dan membawa nama baik sekolah.” Ujar Halri Simarmata

Selama beberapa bulan terakhir, para peserta telah mengikuti berbagai program pembinaan, mulai dari pendalaman materi, latihan soal HOTS (Higher Order Thinking Skills), simulasi ujian, hingga diskusi kelompok untuk mengasah kemampuan analisis dan pemecahan masalah.

Tips Sukses Mengikuti OSN dari Peserta SMP Santo Yusup

Meski berasal dari bidang yang berbeda, para peserta memiliki beberapa strategi belajar yang mereka terapkan selama persiapan OSN.

  1. Konsisten Belajar Setiap Hari

Para siswa sepakat bahwa belajar sedikit tetapi rutin lebih efektif dibanding belajar mendadak menjelang lomba.

“Saya membuat jadwal belajar sekitar 1–2 jam setiap hari agar materi lebih mudah dipahami dan tidak menumpuk.” ujar Gamaliel

  1. Rajin Mengerjakan Soal Tahun-Tahun Sebelumnya

Latihan soal membantu peserta mengenali pola pertanyaan dan meningkatkan kecepatan berpikir.

“Dengan sering mengerjakan soal OSN sebelumnya, saya jadi tahu tipe-tipe soal yang sering muncul.” Ujar Callise

  1. Belajar Bersama Teman dan Guru Pembimbing

Diskusi menjadi cara efektif untuk memahami materi yang sulit.

“Kalau ada soal yang tidak bisa diselesaikan sendiri, kami berdiskusi bersama teman dan guru.” Ujar Czarina

  1. Fokus pada Pemahaman Konsep

Peserta Matematika, IPA, dan IPS menekankan pentingnya memahami konsep dasar daripada sekadar menghafal rumus atau teori.

  1. Jangan Takut Salah

Kesalahan saat latihan dianggap sebagai bagian dari proses belajar.

“Dari kesalahan, saya jadi tahu bagian mana yang harus diperbaiki.” Ujar Joanne Florence Xie

Tips ini juga sejalan dengan berbagai pengalaman peserta OSN dan pembina olimpiade yang menekankan pentingnya latihan soal, kemampuan berpikir logis, dan pembelajaran yang konsisten.

Persiapan Mental Health Para Peserta

Selain kemampuan akademik, para peserta menyadari bahwa kesehatan mental memegang peranan penting dalam menghadapi kompetisi.

  1. Menjaga Pola Tidur

Para siswa berusaha tidur cukup setiap malam agar tubuh dan otak tetap segar saat belajar maupun mengikuti ujian.

  1. Mengelola Rasa Gugup

Ketika merasa tegang, mereka melakukan teknik sederhana seperti menarik napas dalam-dalam, berdoa, atau mendengarkan musik yang menenangkan.

  1. Tetap Melakukan Hobi

Peserta tetap meluangkan waktu untuk berolahraga, membaca buku, bermain musik, atau kegiatan lain yang mereka sukai agar tidak mengalami kejenuhan.

  1. Saling Mendukung

Dukungan dari keluarga, guru, dan teman menjadi sumber motivasi yang sangat besar.

“Kami saling menyemangati sesama teman dan mengingatkan bahwa hasil bukanlah satu-satunya tujuan. Yang terpenting adalah memberikan usaha terbaik.” ujar Evan Daud

  1. Berpikir Positif

Para peserta berusaha fokus pada proses belajar dan pengalaman yang diperoleh, bukan hanya pada target kemenangan.

Keikutsertaan 15 siswa SMP Swasta Santo Yusup pada OSN-K 2026 menjadi bukti komitmen sekolah dalam mengembangkan potensi akademik dan karakter peserta didik. Dengan persiapan yang matang, semangat pantang menyerah, serta dukungan dari seluruh keluarga besar sekolah, para peserta diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik pada bidang Matematika, IPA, dan IPS.

PENULIS : AGNES RAMTI, S.Pd

Anda mungkin juga suka