Mentok, YTKNews.id – Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, SMP Santa Maria Mentok sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi orang tua dan wali murid calon siswa baru secara daring pada Jumat (10/7) lalu. Agenda ini digelar khusus untuk menyamakan persepsi, sekaligus memberikan rasa aman dan tenang bagi para orang tua dalam melepas putra-putri mereka memulai perjalanan baru di jenjang sekolah menengah pertama.
Dalam sambutannya, Kepala SMP Santa Maria Mentok menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh orang tua dan wali murid atas kepercayaan besar yang diberikan kepada pihak sekolah. Beliau menegaskan bahwa sekolah berkomitmen penuh untuk menjaga amanah tersebut dengan menghadirkan lingkungan belajar yang suportif sejak hari pertama anak-anak melangkah di SMP.

Persiapan panitia dilakukan selama 3 hari

Guna menghapus kekhawatiran yang kerap membayangi orang tua saat transisi sekolah, Ketua Panitia MPLS, Kamilus Kisa, mempresentasikan secara detail tujuan dan struktur kegiatan MPLS yang akan berlangsung selama 5 hari ke depan. Kamilus memberikan jaminan penuh bahwa seluruh rangkaian acara didesain dengan prinsip ramah anak, edukatif, dan bebas dari segala bentuk perpeloncoan atau kekerasan.
”Kami menjamin keamanan dan kenyamanan anak-anak selama 5 hari awal masuk sekolah ini. MPLS di SMP Santa Maria dikonsep sebagai ruang yang menggembirakan untuk mengenal lingkungan fisik sekolah, para guru, dan budaya belajar yang baru,” ujar Kamilus Kisa dalam presentasinya.
Kesan seru dan interaktif juga ditekankan melalui materi dari Pembina OSIS. Pihak sekolah memastikan akan melibatkan pengurus OSIS secara aktif untuk mendampingi para adik kelas baru mereka. Keterlibatan OSIS ini dirancang agar para siswa baru mendapatkan figur teladan sebaya yang ramah, sehingga mereka dapat beradaptasi lebih cepat sekaligus merasakan pengalaman MPLS yang menyenangkan, akrab, dan penuh makna.
Tak hanya fokus pada aspek adaptasi sosial, kesiapan akademik dan psikologis siswa juga menjadi prioritas. Dalam sosialisasi tersebut, Guru Bimbingan Konseling (BK) SMP Santa Maria Mentok memaparkan program khusus berupa pelaksanaan asesmen awal. Melalui asesmen ini, pihak sekolah dapat memetakan potensi, minat, gaya belajar, serta kebutuhan emosional setiap siswa sejak dini. Hal ini diharapkan dapat membantu para guru dalam memberikan pendampingan yang tepat dan personal selama siswa menempuh pendidikan di SMP Santa Maria Mentok.
Melalui kegiatan sosialisasi daring ini, SMP Santa Maria Mentok berhasil membangun komunikasi dua arah yang solid dengan orang tua murid. Dengan adanya jaminan keamanan, keterlibatan OSIS yang merangkul, serta kesiapan layanan BK, para orang tua kini dapat melepas anak-anak mereka mengikuti 5 hari masa MPLS dengan hati yang tenang dan penuh optimisme.
Kontributor: Suwito
