Batam, YTKNews.id — Ratusan peserta didik SD Yos Sudarso II Batam bersama para guru dan tenaga kependidikan mengikuti perayaan Ekaristi bulanan pada Jumat, 21 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Gereja Paroki Maria Bunda Pembantu Abadi (MBPA) Batam dan dipimpin oleh Pastor Laurensius Dihe Sanga.
Para siswa kelas 1 hingga 6 berjalan bersama dari gerbang sekolah menuju gereja dengan penuh antusias. Suasana semakin meriah ketika Pastor Laurensius mengawali perayaan dengan yel-yel yang membangun semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap almamater.
Seruan “SD Yos Sudarso II” disambut serentak oleh para siswa dengan jawaban, “I Love You, yes yes yes!” Suasana tersebut menunjukkan kegembiraan sekaligus rasa memiliki para siswa terhadap sekolah mereka.
Dalam homilinya, Pastor Laurensius mengajak para siswa memahami bahwa kecintaan kepada sekolah tidak dapat dipisahkan dari kecintaan kepada Tuhan dan sesama. Menurutnya, mencintai sekolah berarti juga menghargai guru, orang tua, teman, serta memperjuangkan cita-cita.
“Mencintai sekolah Anda, itu tanda Anda juga mencintai Tuhan. Anda mencintai SD Yos Sudarso II berarti Anda mencintai guru-gurumu, orang tuamu, dan mencintai sesamamu. Anda otomatis juga mencintai cita-citamu,” tegasnya.
Pastor Laurensius menekankan bahwa cinta kepada Tuhan menjadi dasar bagi seseorang untuk berbuat baik kepada orang lain. Karena itu, iman tidak hanya diwujudkan dalam doa dan perayaan Ekaristi, tetapi juga melalui sikap sehari-hari, termasuk belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru dan orang tua, serta berbuat baik kepada sesama.
Perayaan Ekaristi ditutup dengan berkat perutusan. Para siswa diajak membawa semangat yang mereka terima dalam perayaan tersebut ke lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat dengan menjadi pribadi yang berkarakter serta mampu memberikan keteladanan dalam perkataan dan tindakan.
Melalui Ekaristi bulanan ini, SD Yos Sudarso II Batam tidak hanya membangun kehidupan iman peserta didik, tetapi juga menanamkan nilai cinta kasih, tanggung jawab, dan karakter sebagai bagian dari proses pendidikan.
Kontributor: Valentine
