Home » SMK Tunas Karya Dorong Orang Tua Jadi Support System bagi Generasi Sehat Mental

SMK Tunas Karya Dorong Orang Tua Jadi Support System bagi Generasi Sehat Mental

oleh humas YTK

Pangkalpinang, YTKNews.id  SMK Tunas Karya menggelar kegiatan parenting bagi orang tua/wali murid kelas X tahun ajaran 2026/2027 pada Jumat, 7 Agustus 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Healthy Mind and Healthy Parenting” tersebut menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi perkembangan peserta didik selama menempuh pendidikan di SMK Tunas Karya.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu diawali dengan sambutan Kepala SMK Tunas Karya, Paulina Lystianingsih Riardi, S.Pd. Dalam sambutannya, Paulina menyampaikan terima kasih kepada orang tua/wali murid atas kepercayaan yang diberikan kepada SMK Tunas Karya sebagai tempat putra-putri mereka menempuh pendidikan.

Ia juga mengajak orang tua/wali murid menjalin komunikasi yang baik dan bekerja sama dengan pihak sekolah untuk mendukung perkembangan peserta didik selama tiga tahun ke depan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu peserta didik meraih prestasi, membangun karakter, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Selanjutnya, Paulina memperkenalkan seluruh karyawan dan staf SMK Tunas Karya kepada orang tua/wali murid. Sesi tersebut bertujuan agar orang tua dapat lebih mengenal para guru dan tenaga kependidikan yang akan mendampingi putra-putri mereka selama menempuh pendidikan di sekolah.

Setelah sesi perkenalan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Dama Yanti Silaen, S.Pd. Dalam paparannya, Dama menjelaskan implementasi Kurikulum Merdeka Revisi 2025, yang meliputi asesmen sumatif, kriteria ketuntasan tujuan pembelajaran, kriteria kenaikan kelas, kegiatan kokurikuler, pelaksanaan TKA, hingga jadwal kegiatan pembelajaran.

Melalui pemaparan tersebut, orang tua/wali murid diharapkan dapat memahami sistem pembelajaran yang diterapkan di sekolah serta berperan aktif dalam memantau perkembangan dan kemajuan belajar peserta didik.

Selanjutnya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Martinus Sitanggang, S.Pd., menyampaikan materi mengenai tata tertib sekolah, budaya disiplin, ketentuan kehadiran, tata tertib kegiatan ekstrakurikuler, sistem pembinaan dan sanksi, aturan berpakaian dan kerapian, serta ketentuan penggunaan kendaraan bermotor di lingkungan sekolah.

Materi tersebut diharapkan dapat membantu orang tua/wali murid memahami berbagai peraturan yang berlaku di sekolah dan mendukung pembentukan karakter disiplin peserta didik, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Leo Chandra, S.Pd., memperkenalkan berbagai fasilitas yang tersedia di SMK Tunas Karya. Dalam sesi tersebut dijelaskan upaya sekolah dalam menyediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, serta mendukung proses pembelajaran.

Sesi berikutnya membahas tema “Healthy Mind and Healthy Parenting” yang disampaikan oleh konselor sekaligus guru Bimbingan dan Konseling (BK), Marietha. Dalam pemaparannya, Marietha mengajak orang tua memahami pentingnya menjaga kesehatan mental remaja melalui pola asuh yang sehat, komunikasi yang hangat, serta pendampingan yang konsisten.

Ia juga menjelaskan pentingnya mengenali kondisi pikiran dan emosi anak, termasuk membedakan kondisi healthy mind dengan burnout. Selain itu, orang tua diajak menerapkan strategi healthy parenting, seperti membangun komunikasi terbuka, memberikan apresiasi dan dukungan emosional, menjadi pendengar yang baik, menetapkan batasan secara konsisten, serta menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan nyaman.

Berbagai strategi tersebut diharapkan dapat membantu mendukung kesehatan mental dan perkembangan karakter anak sehingga mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang bahagia, tangguh, dan berkarakter.

“Rumah terbaik bukan dinilai dari seberapa mewah dindingnya, tetapi dari seberapa tenang hati anak saat melangkah masuk melewati pintu,” ungkap Marietha di akhir pemaparannya.

Melalui kegiatan tersebut, SMK Tunas Karya mendorong terjalinnya kolaborasi yang lebih kuat antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi peserta didik. Sinergi antara kedua pihak diharapkan dapat mendukung pertumbuhan peserta didik agar menjadi generasi yang sehat secara mental, berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Kontributor: Ni Komang Yana

Anda mungkin juga suka