Home » Membentuk Karakter Religius Anak: Ziarah Rosario KB–TK Regina Pacis di Gua Maria Regina Pacis, Tanjungpandan

Membentuk Karakter Religius Anak: Ziarah Rosario KB–TK Regina Pacis di Gua Maria Regina Pacis, Tanjungpandan

oleh humas YTK

Tanjung Pandan, YTKNews.id – Pada Jumat, 16 Oktober 2026, anak-anak KB–TK Regina Pacis melaksanakan kegiatan ziarah doa Rosario di Gua Maria Paroki Regina Pacis. Sebanyak 60 peserta didik dari kelas TK A, TK B1, dan TK B2 berpartisipasi dengan penuh semangat, didampingi oleh para guru dan staf sekolah. Kegiatan dimulai di aula sekolah, tempat anak-anak berbaris rapi sebelum berjalan kaki menuju Gua Maria. Perjalanan tersebut memakan waktu kurang dari sepuluh menit. Sepanjang perjalanan, anak-anak dituntun dengan sabar sehingga setiap langkah kecil menjadi bagian dari pengalaman iman yang nyata.

Setibanya di lokasi, anak-anak mendapati tikar yang telah disediakan dan diarahkan untuk duduk dengan tertib menghadap gua. Suasana doa yang sederhana pun tercipta, tetapi tetap penuh makna. Di hadapan patung Bunda Maria, mereka mempersiapkan diri dengan memegang rosario dan melafalkan doa Salam Maria secara bergiliran dengan suara polos dan jernih. Doa itu bergema lembut, menghadirkan suasana khusyuk yang menyentuh hati. Bagi anak-anak, doa Rosario bukan sekadar rangkaian kata, melainkan pengalaman rohani yang menanamkan benih iman sejak dini. Setelah doa selesai, mereka kembali berjalan kaki menuju sekolah dengan tertib dan melanjutkan kegiatan belajar dalam suasana kebersamaan yang hangat.

Secara akademis, kegiatan ini dapat dipahami sebagai bentuk internalisasi nilai-nilai spiritual dalam pendidikan anak usia dini. Melalui praktik doa Rosario, anak-anak belajar mengucapkan doa sekaligus menghayati kebersamaan dan rasa syukur. Hal ini sejalan dengan teori pendidikan karakter yang menekankan pentingnya pembiasaan dalam membentuk sikap religius. Lingkungan Gua Maria menghadirkan suasana yang kondusif sehingga pembelajaran iman berlangsung secara kontekstual. Dengan demikian, anak-anak belajar melalui pengalaman nyata, bukan sekadar teori.

Selain dimensi religius, kegiatan ini juga menumbuhkan nilai-nilai sosial. Anak-anak berlatih disiplin, mengikuti arahan guru, dan menjaga kebersamaan sepanjang perjalanan. Hal ini berkontribusi terhadap perkembangan sosial-emosional, yang merupakan salah satu aspek penting dalam kurikulum pendidikan anak usia dini. Guru dan staf sekolah berperan sebagai fasilitator yang memastikan kegiatan berjalan tertib sekaligus memberikan penjelasan sederhana mengenai makna doa Rosario sesuai dengan tahap perkembangan anak.

Dalam sambutannya, Ibu Della Natalia, S.Pd., Kepala KB–TK Regina Pacis, menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap doa Rosario sejak dini. Beliau menyampaikan, “Melalui doa sederhana ini, anak-anak belajar untuk semakin dekat dengan Yesus melalui perantaraan Bunda Maria. Kami berharap pengalaman ini menjadi fondasi iman yang kuat sehingga mereka tumbuh sebagai pribadi yang berkarakter, penuh kasih, dan berani bersaksi dalam kehidupan sehari-hari.”

Kegiatan ini menyentuh hati karena memperlihatkan ketulusan doa anak-anak yang polos sekaligus membuka wawasan bahwa pendidikan bukan hanya soal akademik, melainkan juga tentang pembentukan jiwa. Doa Rosario yang mereka panjatkan menjadi simbol harapan akan masa depan yang lebih baik, ketika generasi muda tumbuh dengan iman yang kokoh, karakter yang luhur, dan semangat kebersamaan. Dengan menanamkan nilai-nilai religius sejak dini, sekolah tidak hanya membentuk peserta didik yang cerdas secara intelektual, tetapi juga pribadi yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan hati yang penuh kasih dan pikiran yang terbuka.

Dengan demikian, ziarah doa Rosario anak-anak KB–TK Regina Pacis dapat dipandang sebagai praktik pendidikan iman yang holistik, yang mengintegrasikan aspek religius, sosial, emosional, dan pedagogis dalam satu kegiatan yang bermakna.

Kontributor: Theresia Trisila Dewi, S.S.

Anda mungkin juga suka