Pangkalpinang, YTKNews.id – Setelah perjalanan panjang, selama 2 pekan murid kelas IX SMP Santa Theresia mengikuti kegiatan retret, tibalah pada gelombang terakhir kegiatan yakni kelas IXE. Gelombang terakhir yang dilaksanakan pada 29-30 Januari lalu, tetap terasa menarik dan serunya meskipun merupakan kegiatan terakhir. Dengan tema kegiatan yang sama yakni “Menemukan Jati Diri dalam Ketulusan”, murid-murid kelas IXE semakin penasaran dengan kegiatan tahunan sekolah ini. Jika hari-hari biasa mereka belajar di kelas dan bertemu dengan keramaian, kali ini mereka akan berdinamika bersama hanya dengan teman sekelas dan suasana yang jauh dari keramaian kota.

Dengan dukungan orangtua, murid kelas IXE dihantarkan langsung oleh orangtua menuju tempat retret yakni Puri Sadana, Kabupaten Bangka Tengah. Seperti sesi-sesi sebelumnya, setelah selesai materi dilanjutkan dengan foto bersama. Dengan penuh antusias, mereka mengikuti kegiatan pembuka dengan penuh sukacita hingga pada sesi yang mereka tunggu-tunggu, yakni jurit malam.
Menariknya kali ini, rute yang mereka tempuh berbeda dengan gelombang-gelombang sebelumnya.
“Kelas ini kan kelas terakhir, supaya beda suasana dan barangkali anak-anak sudah tahu dari gelombang sebelumnya maka kita ganti rute perjalanan jurit malamnya.” ungkap Frater Calvin, pendamping sekaligus panitia kegiatan retret.

“Selama kegiatan ini saya belajar untuk lebih disiplin lagi. Saat pagi langsung merapikan kamar, mengantri dengan tertib saat hendak makan, dan lebih bertanggungjawab dengan apa yang kita lakukan.” ucap Joshua, salah satu murid IXE.
“Saya juga merasa sangat senang karena bisa bermain bersama teman-teman dengan suasana yang berbeda.” tambahnya.
Moment menarik saat semua anggota kelas dirasa sudah kembali, namun ternyata masih ada 2 rombongan belum sampai di tempat penginapan. Dengan perasaan khawatir, mereka saling bertanya-tanya, khawatir jika ada yang hilang karena tak kunjung datang.
“Saya melihat sisi lain anak-anak di sini, mereka menjadi lebih peduli melalui hal-hal kecil yang dilakukan. Semoga hal-hal baru yang mereka dapatkan ini, bisa terus dipertahankan dan dilanjutkan di sekolah maupun di rumah.” ujar M. Sandra Dewi, selaku wali kelas IXE.

Kegiatan demi kegiatan mereka ikuti dengan penuh antusias. Bahkan di kegiatan outbond pun mereka saling berkompetisi memenangkannya. Menariknya, nama-nama tim yang mereka ambil diantaranya ada vides, virtus, praestantia, rajin dan nama-nama yang lainnya, yang mana itu adalah dari gambaran motto sekolah.
“Dengan kegiatan retret ini saya belajar untuk lebih mengasihi sesama. Saya belajar untuk berani di tempat yang kita tidak kenali dan keluar dari zona nyaman.” kenang Calista Vinda, menyampaikan kesannya selama mengikuti kegiatan.
Reporter: Marcelina
