Home » Ujian KTI SMA Yos Sudarso Makin Ketat, Tekankan Pemahaman dan Tanggung Jawab Siswa

Ujian KTI SMA Yos Sudarso Makin Ketat, Tekankan Pemahaman dan Tanggung Jawab Siswa

oleh Dwiky Natalia

Batam, YTKNews.id. Pelaksanaan ujian Karya Tulis Ilmiah (KTI) di SMA Yos Sudarso kembali digelar dengan sejumlah pembaruan signifikan. Berlangsung dari tanggal 9-15 April 2026, sidang KTI berjalan dengan lancar dan serius. Memasuki tahun ketiga pelaksanaannya, sekolah ini menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas akademik siswa melalui proses yang lebih terstruktur dan selektif.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan KTI kali ini diiringi dengan pengetatan standar kelulusan. Para guru tidak hanya menilai hasil akhir tulisan, tetapi juga memberikan perhatian lebih pada kedalaman pemahaman siswa terhadap topik yang diangkat. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap karya benar-benar mencerminkan kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa serta menjaga mutu KTI SMA Yos Sudarso. Pengetatan standar kelulusan ini tidak hanya berdampak pada siswa, tetapi juga mendorong para guru untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi mereka, agar mampu memberikan pendampingan yang optimal dan berkualitas dalam proses penyusunan KTI.

Upaya peningkatan kualitas terlihat dari proses pendampingan yang semakin intensif. Sepanjang proses penyusunan KTI, siswa mendapatkan berbagai pendampingan seperti memilih dan menentukan anggota kelompok, hingga sosialisasi tiap bab yang dirancang untuk membantu mereka memahami tahapan penulisan ilmiah secara menyeluruh. Pendampingan diberikan sejak bulan September 2025 – Maret 2026. Dengan dukungan ini, siswa diharapkan mampu menghasilkan karya yang tidak hanya baik secara struktur, tetapi juga kuat dari segi substansi.

“Sekolah menekankan bahwa pemahaman mendalam menjadi kunci utama, bukan sekadar penyelesaian tugas. Hal ini sekaligus menjadi upaya untuk membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dalam berkarya,” ujar Kepala SMA Yos Sudarso, Sumiyati, S.Pd.,M.M.

Pembuatan KTI sendiri menjadi perjalanan yang menantang bagi para siswa. Proses yang membutuhkan waktu, tenaga, dan pemikiran mendalam ini melatih mereka untuk lebih bertanggung jawab terhadap pilihan topik serta konsisten dalam menyelesaikan setiap tahapan penelitian. Tidak sedikit siswa yang merasakan bahwa proses ini menjadi pengalaman belajar yang berharga dan berbeda dari tugas akademik lainnya. “Saya benar-benar sadar bahwa KTI ini butuh pemahaman yang dalam dan usaha yang ekstra. (Kita) Perlu hati-hati dalam memilih tema, judul, bahkan teman kelompok,” ujar salah satu siswa yang enggan disebutkan namanya.

Meskipun penuh tantangan dan perjuangan, seluruh rangkaian ujian KTI tahun ini berhasil dilalui dengan baik oleh para siswa. Di balik proses yang tidak mudah, mereka diharapkan mendapat pelajaran berharga tentang makna belajar yang sesungguhnya. Pelaksanaan KTI tahun ini pun menjadi bukti bahwa SMA Yos Sudarso terus berinovasi dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna, sekaligus mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di jenjang pendidikan selanjutnya.

 

Reporter : Dwiky Natalia, S.Pd.

Anda mungkin juga suka