Pangkalpinang, YTKNews.id – Semangat kemerdekaan terasa begitu meriah di lingkungan SMP Santa Theresia. Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, OSIS SMP Santa Theresia berkolaborasi dengan Perpustakaan SMP Santa Theresia menyelenggarakan rangkaian perlombaan pada 12–13 Agustus 2026.
Mengusung tema “Festum Libertatis”, kegiatan ini menghadirkan nuansa kemerdekaan yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat makna. Festum dalam bahasa Latin berarti pesta, sedangkan Libertatis berarti kemerdekaan. Dengan demikian, Festum Libertatis dimaknai sebagai “Pesta Kemerdekaan”, sebuah tema yang melambangkan semangat, rasa syukur, kebersamaan, serta penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Melalui kegiatan ini, OSIS SMP Santa Theresia berupaya menghadirkan ruang bagi para murid untuk merayakan kemerdekaan melalui kegiatan yang positif, menyenangkan, sekaligus mendidik. Perlombaan dirancang bukan semata-mata untuk mencari pemenang, tetapi menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat, sportivitas, kreativitas, kerja sama, pantang menyerah, dan rasa kekeluargaan di lingkungan sekolah.

Beragam perlombaan turut memeriahkan Festum Libertatis. OSIS SMP Santa Theresia menyelenggarakan lomba Carmen Unitas (Lomba Persatuan) yang terdiri atas estafet karet dan estafet air, Lctu Balloons (Tiup Balon), Manducatio Crustuli (Makan Kerupuk), serta lomba menggambar digital. Setiap perlombaan memberikan pengalaman yang berbeda bagi para murid untuk belajar bekerja sama, berani mencoba, menikmati proses, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Tidak kalah menarik, Perpustakaan SMP Santa Theresia yang dikoordinasikan oleh Stefani Indah, pustakawati SMP Santa Theresia, turut menghadirkan perlombaan yang mengasah kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan. Para murid diajak mengikuti lomba membuat gantungan bertema 17 Agustus serta membuat tempat spidol dari tutup botol bekas. Melalui kegiatan tersebut, sampah plastik tidak lagi dipandang sebagai sesuatu yang tidak berguna. Dengan kreativitas dan tangan-tangan penuh ide, barang bekas dapat disulap menjadi karya yang memiliki nilai guna. Hal ini sekaligus menjadi bentuk nyata pembelajaran bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan di sekitar kita.
Chatarina Michelle Mariane, salah satu pengurus OSIS sekaligus ketua panitia, menyampaikan bahwa kegiatan Festum Libertatis diharapkan mampu memantik semangat para murid untuk terus melakukan berbagai kegiatan positif.
“Kegiatan ini diadakan untuk memantik para murid agar selalu bersemangat dalam melakukan kegiatan yang positif, pantang menyerah dalam mengikuti perlombaan, serta memiliki nilai-nilai karakter yang baik dalam setiap proses yang dilakukan. Harapannya, nilai-nilai tersebut dapat menjadi kebiasaan positif yang nantinya mereka bawa dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.
Senada dengan Chatarina, Stefani Indah mengungkapkan rasa bangganya melihat kreativitas para murid. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para murid untuk menunjukkan bahwa kreativitas dapat lahir dari berbagai hal sederhana, termasuk dari barang-barang yang sebelumnya dianggap sebagai sampah.
Rangkaian Festum Libertatis akhirnya menjadi lebih dari sekadar perlombaan. Di balik riuh sorak-sorai, tawa, dan semangat para murid, terdapat proses pembelajaran karakter yang berlangsung secara nyata. Ada kerja sama ketika sebuah tim berusaha menyelesaikan tantangan, ada keberanian ketika seorang murid mencoba hal baru, ada sportivitas ketika menerima kemenangan maupun kekalahan, serta ada kreativitas ketika barang bekas diubah menjadi sebuah karya.
Semangat kemerdekaan pun tidak berhenti pada perayaan dan perlombaan. Kemerdekaan juga berarti kesempatan bagi setiap murid untuk bertumbuh, berkarya, berani mencoba, dan menjadi pribadi yang lebih baik.
Semoga melalui Festum Libertatis, semangat persatuan, kreativitas, sportivitas, pantang menyerah, dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus tumbuh dalam diri seluruh murid SMP Santa Theresia. Sebab, semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan meriah, tetapi juga diwujudkan melalui karakter baik dan tindakan positif yang dilakukan setiap hari.
Kontributor: Findi Xaverius
