Home » Hari Kedua Rakor K3S Wilayah Bangka Belitung Bahas Penguatan Layanan Pendidikan dan Rencana Strategis YTK

Hari Kedua Rakor K3S Wilayah Bangka Belitung Bahas Penguatan Layanan Pendidikan dan Rencana Strategis YTK

oleh humas YTK

Pangkalpinang YTKNews.id — Hari kedua Rapat Koordinasi (Rakor) K3S Wilayah Bangka Belitung, Selasa 15 September 2026, diisi dengan pemaparan materi mengenai penguatan layanan pendidikan, budaya kerja, serta penyusunan rencana strategis Yayasan Tunas Karya (YTK). Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta Rakor K3S Wilayah Bangka Belitung sebagai bagian dari rangkaian pembahasan dan perumusan arah strategis YTK di tahun 2027.

Materi disampaikan secara langsung oleh Siprianus S., S.Ag., selaku Kepala Divisi Kurikulum YTK, dan Adrick Bernardy, S.Pd.Ing., selaku anggota Pengurus YTK sekaligus Koordinator Bidang Kurikulum YTK.

Dalam pemaparannya, peserta diajak melihat pentingnya perencanaan strategis yang berangkat dari kebutuhan nyata di unit dan sekolah. Analisis hasil Evaluasi Diri Sekolah (EDS), identifikasi isu pendidikan, catatan pengurus, serta pencapaian program menjadi bagian penting dalam menentukan skala prioritas.

Prioritas tersebut diarahkan pada kebutuhan yang paling mendesak dan penting, mampu menjawab kebutuhan banyak unit, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan. Dengan demikian, rencana strategis yang disusun tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi juga menjadi pedoman dalam menentukan langkah dan program yang realistis, efektif, dan efisien.

Selain membahas perencanaan, materi juga menyoroti pentingnya perubahan budaya kerja dari pola transaksional menuju budaya yang lebih transformasional. Dalam pola tersebut, hubungan kerja tidak semata-mata dibangun melalui imbalan dan pengawasan, tetapi melalui kepercayaan, penghargaan, keterlibatan, kontribusi, dan rasa memiliki.

Budaya kerja yang sehat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang memberikan ruang bagi pegawai untuk berdiskusi, menyampaikan masukan, serta terlibat dalam pengambilan keputusan. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya membangun daya tahan dan resiliensi yang baik dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi.

Pembahasan juga menekankan komitmen YTK dalam mewujudkan layanan pendidikan yang adil dan humanis. Setiap peserta didik dipandang sebagai individu yang memiliki potensi dan hak untuk memperoleh layanan pendidikan secara setara. Karena itu, penyelenggaraan pendidikan perlu memperhatikan aspek keadilan, penghargaan terhadap martabat manusia, pengembangan potensi secara utuh, serta lingkungan pendidikan yang ramah dan inklusif.

Dalam konteks keberlanjutan lembaga, peningkatan jumlah murid, pencapaian target penerimaan UPS dan US, strategi promosi, inovasi, serta kreativitas juga menjadi perhatian. Berbagai aspek tersebut dinilai perlu dipersiapkan secara matang agar mampu mendukung keberlangsungan dan penguatan kualitas layanan YTK.

Usai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama. Suasana kebersamaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sebelum peserta kembali melanjutkan agenda Rakor.

Selanjutnya, peserta mengikuti diskusi komisi berdasarkan jenjang pendidikan (TK, SD, SMP, SMA/SMK). Dalam diskusi tersebut, peserta bersama-sama membahas hasil analisis EDS, berbagai isu dan kebutuhan yang dihadapi unit atau sekolah, serta menentukan prioritas yang perlu mendapat perhatian dalam penyusunan rencana strategis.

Diskusi komisi juga menjadi ruang untuk menghimpun berbagai masukan dan gagasan dari peserta berdasarkan kondisi serta kebutuhan masing-masing jenjang. Hasil pembahasan kemudian dirumuskan menjadi rekomendasi yang diharapkan dapat menjawab kebutuhan bersama dan memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Setelah diskusi komisi selesai, setiap komisi memaparkan hasil analisis, isu prioritas, kebutuhan, serta rekomendasi program yang telah dirumuskan bersama. Presentasi tersebut kemudian menjadi ruang bersama untuk melihat keterkaitan antara kebutuhan masing-masing jenjang sekaligus menyelaraskan berbagai usulan agar dapat mendukung arah strategis YTK secara menyeluruh. Setelah seluruh komisi menyampaikan hasil presentasinya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian masukan dan saran dari para pengurus YTK serta kepala divisi.

Berbagai tanggapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyempurnaan hasil diskusi komisi, terutama untuk memastikan bahwa rekomendasi yang telah disusun dapat dilaksanakan secara realistis, sesuai dengan prioritas lembaga, serta memiliki keterkaitan yang jelas dengan peningkatan mutu layanan pendidikan dan keberlanjutan YTK. Melalui proses presentasi, tanggapan, masukan, dan saran tersebut, peserta bersama-sama memperdalam pembahasan sekaligus menyelaraskan berbagai gagasan agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan rencana strategis YTK.

Rangkaian kegiatan hari kedua Rakor K3S Wilayah Bangka Belitung ini pada akhirnya menegaskan pentingnya perencanaan yang berbasis data, kolaborasi lintas jenjang, keterbukaan terhadap masukan, serta komitmen bersama dalam memperkuat YTK. Melalui proses analisis, diskusi komisi, presentasi hasil, serta penyampaian masukan dan saran dari para pengurus dan kepala divisi, diharapkan dapat dirumuskan langkah-langkah strategis yang mampu menjawab kebutuhan dan tantangan pendidikan sekaligus memperkuat komitmen YTK dalam mewujudkan layanan pendidikan yang adil, humanis, inklusif, dan berkelanjutan.

Kontributor: Veronika Tri Budi Utami, S.Pd.

 

 

Anda mungkin juga suka