BATAM, YTKNews.id – Antusiasme siswa SMA Yos Sudarso Batam untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri mendapat respons positif dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Sebagai bentuk dukungan terhadap semangat generasi muda dalam meraih pendidikan bertaraf internasional, para siswa diundang untuk mengikuti kegiatan Summer Course 2026 yang digelar pada Jumat (9/10/2026) di kawasan Rempang Eco City, Kawasan Transmigrasi Barelang, Batam.
Kegiatan Summer Course 2026 yang mengusung tema Transformative Transmigration Planning Towards Green Barelang tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Transmigrasi RI bekerja sama dengan Universitas Diponegoro, Technical University of Munich (TUM), serta Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD) Jerman.
Melalui kegiatan ini, para siswa berkesempatan mengenal lebih dekat sistem pendidikan tinggi di Jerman, mulai dari kehidupan perkuliahan dan peluang memperoleh beasiswa hingga berbagai persiapan yang diperlukan untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk memperluas wawasan dan memberikan gambaran mengenai peluang pendidikan internasional bagi generasi muda di Batam.
Sosialisasi berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara para siswa dan perwakilan dari Technical University of Munich (TUM) serta Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD) Jerman. Dalam kesempatan tersebut, para siswa dapat menggali informasi secara langsung mengenai pengalaman menempuh pendidikan di Jerman, kehidupan akademik dan sosial, serta berbagai peluang dan tantangan yang perlu dipersiapkan sebelum melanjutkan studi ke luar negeri.
Sebanyak 50 siswa SMA Yos Sudarso Batam turut ambil bagian dalam kegiatan Summer Course 2026. Partisipasi sekolah dalam kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Kementerian Transmigrasi RI melalui pemberian penghargaan atas keikutsertaannya bersama sejumlah SMA unggulan lainnya di Kota Batam.
Salah satu siswa peserta sosialisasi, Jeslyn Charissnaya K., mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut berlangsung seru karena memberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan pembicara asal Jerman.
“Acara ini seru karena kami bisa langsung berinteraksi dengan pembicara asli dari Jerman. Ada sesi tanya jawab berhadiah juga,” ujarnya.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap dukungan sekolah dalam membuka wawasan dan mendorong para siswa untuk mengenal lebih jauh peluang pendidikan di tingkat internasional.
Kontributor: Paulus Yanu Armanto, S.Pd.
