Home » Hari Sumpah Pemuda, Rombongan Polisi Sambangi SMP Santa Maria Mentok

Hari Sumpah Pemuda, Rombongan Polisi Sambangi SMP Santa Maria Mentok

oleh humas YTK

MENTOK, YTKnews.id — Semangat Sumpah Pemuda terasa berbeda di SMP Santa Maria Mentok, Rabu (28/10/2026). Dalam rangka memperingati hari bersejarah tersebut, ratusan pelajar tidak hanya mengenang perjuangan bangsa, tetapi juga mengambil langkah nyata untuk melindungi masa depan mereka melalui kegiatan penyuluhan tentang bahaya narkoba dan perundungan (bullying). Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bangka Barat.

Suasana aula utama sekolah tampak ramai dan penuh antusiasme saat tim kepolisian hadir. Para siswa menyimak materi edukasi hukum dengan penuh perhatian. Mereka juga aktif mengajukan pertanyaan seputar pergaulan bebas, dampak psikologis perundungan, serta bahaya zat adiktif bagi masa depan.

Hadir langsung di tengah para pelajar, Kanit Idik I Satres Narkoba Polres Bangka Barat, Adi Surya Butsi SP, S.E., menyampaikan materi tentang bahaya narkoba. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, ia menjelaskan berbagai modus peredaran gelap narkotika di kalangan remaja, dampak buruk narkoba bagi kesehatan tubuh, hingga konsekuensi hukum yang dapat menjerat para pelakunya.

Sementara itu, Brigpol Noval Kurnia dari Satbinmas Polres Bangka Barat menyampaikan materi tentang pencegahan perundungan. Ia mengajak seluruh siswa untuk berani menolak segala bentuk kekerasan, tawuran, dan tindakan perundungan, serta turut menciptakan lingkungan belajar yang aman dan saling mendukung.

Puncak kegiatan ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan Deklarasi Bersama Anti-Narkoba dan Anti-Perundungan. Ikrar tersebut dibacakan dengan lantang oleh ratusan siswa dan disaksikan langsung oleh jajaran Polres Bangka Barat, kepala sekolah, para guru, komite sekolah, serta perwakilan orang tua murid yang hadir memberikan dukungan.

Kepala SMP Santa Maria Mentok, Letisia Pare, S.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran jajaran Polres Bangka Barat yang memberikan edukasi hukum secara langsung di momentum Hari Sumpah Pemuda. Edukasi ini menjadi benteng diri yang kuat agar para siswa tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang salah,” ungkapnya.

Letisia juga menegaskan bahwa penandatanganan deklarasi yang disaksikan oleh para guru, komite sekolah, dan orang tua murid tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan wujud komitmen bersama untuk saling merangkul, menghargai, dan menolak segala bentuk perundungan.

Sejalan dengan hal tersebut, perwakilan Polres Bangka Barat juga menekankan pentingnya melindungi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan. Pihak kepolisian mengingatkan bahwa generasi muda merupakan aset bangsa yang sangat berharga. Oleh karena itu, melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, para siswa SMP Santa Maria diharapkan dapat menjauhi narkoba dan segala bentuk kekerasan, serta menjadikan sekolah sebagai tempat yang aman untuk belajar dan meraih cita-cita.

Sinergi antara sekolah, aparat penegak hukum, dan orang tua murid ini menunjukkan bahwa semangat Sumpah Pemuda di SMP Santa Maria Mentok tidak hanya menjadi kenangan sejarah, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berani membela kebenaran, dan siap menyongsong masa depan tanpa rasa takut.

Kontributor: Sarah Ivane                                                                         Dokumentasi: Dylan, Cheyren

Anda mungkin juga suka