Mentok, YTKNews.id — Suasana SMP Santa Maria Mentok tampak berbeda dan penuh kehangatan pada Rabu (28/10/2026). Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia, sekolah berkolaborasi dengan Komite Sekolah menggelar Lomba Inovasi Pangan yang melibatkan kerja sama antara orang tua dan siswa dari setiap kelas.
Kegiatan ini bukan sekadar wadah untuk mengasah kreativitas dalam mengolah bahan pangan lokal, melainkan juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara sekolah, komite, dan orang tua dalam mempererat kebersamaan serta membangun komunikasi yang harmonis.
Sejak pagi hari, kemeriahan sudah terasa di halaman sekolah. Berkat dukungan penuh dari Komite Sekolah dan panitia, area lomba tertata dengan rapi. Setiap tim yang terdiri atas seorang ibu dan dua siswa perwakilan kelas tampak bekerja sama menata meja masak mereka. Ketika proses memasak dimulai, aroma harum masakan pun mulai tercium dan menambah kemeriahan suasana.
Para peserta terlihat antusias meracik bahan pangan lokal nonberas menjadi sajian yang tidak hanya lezat, tetapi juga menggugah selera. Bahan utama yang diolah antara lain singkong, ubi jalar, kacang-kacangan, kentang, pisang, labu, dan jagung.
Rangkaian acara diawali dengan persiapan alat dan bahan, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh pihak sekolah dan perwakilan Komite Sekolah. Dalam pembukaan tersebut, disampaikan pentingnya meningkatkan kesadaran akan potensi pangan lokal. Memasuki sesi inti, setiap tim diberikan waktu selama satu jam 45 menit untuk meracik dan menyajikan hidangan terbaik mereka.
Setelah waktu memasak berakhir, dewan juri mulai melakukan penilaian. Hasil olahan para peserta ditata dengan menarik di atas piring melalui proses penyajian (plating). Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa kriteria, yaitu cita rasa, kebersihan, kreativitas dalam menggunakan bahan pangan lokal, serta kekompakan tim.
Puncak acara ditandai dengan pengumuman pemenang, penyerahan penghargaan dari pihak sekolah dan komite, serta sesi foto bersama yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban.
Krisma Handayani, guru koordinator Lomba Inovasi Pangan, menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin selama kegiatan berlangsung.
“Sangat menginspirasi melihat kolaborasi antara ibu, komite sekolah, dan para murid di area lomba. Selain berhasil menyajikan menu yang variatif dan sehat, ajang ini membuktikan bahwa edukasi ketahanan pangan dan gaya hidup sehat bisa disampaikan dengan cara yang sangat menyenangkan,” ungkap Krisma.
Kebahagiaan serupa juga dirasakan oleh para orang tua yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Salah satu wali siswa mengungkapkan kegembiraannya karena dapat berpartisipasi dan bekerja sama secara langsung dengan anaknya, serta mendapatkan dukungan penuh dari pihak sekolah dan komite.
“Senang sekali bisa ikut berpartisipasi dan bekerja sama langsung dengan anak serta didukung penuh oleh sekolah dan komite. Ini pengalaman seru karena anak-anak jadi paham proses menyiapkan makanan bergizi, sekaligus melatih kekompakan kami,” ujar salah satu wali siswa dengan penuh gembira.
Secara keseluruhan, peringatan Hari Pangan Sedunia di SMP Santa Maria Mentok berlangsung sukses dan berkesan. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi gizi dan ketahanan pangan dapat dimulai dari langkah sederhana, yaitu berkreasi dengan memanfaatkan bahan pangan lokal melalui kerja sama yang harmonis antara orang tua, komite sekolah, siswa, dan pihak sekolah.
Kontributor: Sarah Ivane Dokumentasi: Dylan, Jasper
