Home » Implementasi In House Training (IHT) SMK Tunas Karya: Sinergi Tata Kelola dan Digitalisasi untuk Penguatan Literasi dan Numerasi

Implementasi In House Training (IHT) SMK Tunas Karya: Sinergi Tata Kelola dan Digitalisasi untuk Penguatan Literasi dan Numerasi

oleh humas YTK

Pangkalpinang, YTKNews.id – SMK Tunas Karya menyelenggarakan kegiatan Implementasi In House Training (IHT) pada Kamis, 29 Oktober 2026, bekerja sama dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan implementasi ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan IHT yang telah berlangsung selama tiga hari, yaitu pada Kamis–Jumat, 17–18 September 2026, dan dilanjutkan pada Senin, 21 September 2026. Kegiatan IHT tersebut merupakan salah satu fokus pemanfaatan dana BOS Kinerja tahun ini, yakni untuk mendukung transformasi dan peningkatan mutu pendidikan. Adapun materi yang disampaikan meliputi Tata Kelola, Penguatan Literasi dan Numerasi, serta Penguatan Digitalisasi Pembelajaran.

Sebelum mengikuti kegiatan Implementasi IHT, para guru dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan sejumlah pertanyaan terkait materi yang telah disampaikan pada kegiatan sebelumnya. Hasil diskusi kemudian disusun dalam bentuk presentasi PowerPoint untuk dipaparkan pada kegiatan implementasi.

Sebanyak 26 peserta mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat. Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan arahan dari narasumber. Ali Ansori, S.S., M.Pd., selaku narasumber dari BPMP, menyampaikan bahwa kegiatan Implementasi IHT bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan mutu pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pedoman sekaligus bahan evaluasi dalam penyusunan program sekolah selanjutnya.

Materi pertama, yaitu tata kelola, disampaikan oleh Paulina Lystianingsih Riardi, S.Pd. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya setiap warga sekolah untuk menelaah dan menganalisis delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP), melakukan eksplorasi dan analisis Rapor Pendidikan, serta melaksanakan tahapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), termasuk melalui peninjauan kembali Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP).

Materi kedua, Penguatan Literasi dan Numerasi, dipresentasikan oleh Leo Chandra, S.Pd. Ia menyampaikan hasil identifikasi serta implementasi strategi penguatan literasi dan numerasi melalui aspek fisik, sosial-afektif, dan akademik dengan mempertimbangkan daya dukung serta sumber daya yang dimiliki sekolah.

Selanjutnya, materi ketiga, Penguatan Digitalisasi Pembelajaran, dipresentasikan oleh Galuhesti Triwardani, S.Pd. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan hasil identifikasi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) dalam melaksanakan penguatan digitalisasi pembelajaran, hasil pengembangan media pembelajaran interaktif untuk mendukung proses pembelajaran, serta hasil pembelajaran dengan memanfaatkan Papan Interaktif Digital (PID).

Dalam sambutan penutupnya, Paulina menyampaikan ucapan terima kasih kepada narasumber yang telah berbagi ilmu, wawasan, dan memberikan bimbingan selama rangkaian kegiatan IHT berlangsung.

Ia berharap melalui kegiatan IHT yang telah diikuti bersama, berbagai hal yang telah didiskusikan, dipelajari, dan dilatihkan tidak berhenti sampai di sini. Ilmu, strategi, serta semangat baru yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan secara nyata dalam proses pembelajaran di kelas masing-masing.

Kontributor: Paulina Lystianingshi Riard

Anda mungkin juga suka