Suasana berbeda tampak di lingkungan SD Yos Sudarso Batam Centre pada perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau Tahun Kuda Api. Ribuan siswa hadir dengan penuh antusias mengenakan busana bernuansa merah serta pakaian adat Tionghoa, menciptakan nuansa meriah yang sarat makna budaya.
Imlek merupakan perayaan Tahun Baru dalam penanggalan Tionghoa yang didasarkan pada siklus bulan dan matahari. Istilah “Imlek” sendiri berasal dari dialek Hokkien, yakni im yang berarti bulan dan lek yang berarti penanggalan, sehingga secara harfiah dimaknai sebagai “kalender bulan”. Setiap tahunnya, SD Yos Sudarso Batam Centre menyelenggarakan perayaan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap keberagaman budaya, mengingat sebagian besar peserta didik berasal dari latar belakang Tionghoa.
Perayaan diawali dengan sambutan Kepala Sekolah, Didiek Dwi Atmadi, dan dipandu oleh MC Laoshi Cornel serta Laoshi Alvin. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sarana edukasi literasi budaya sekaligus penguatan karakter toleransi di lingkungan sekolah.
Kemeriahan semakin terasa saat pertunjukan barongsai digelar di halaman sekolah. Para siswa dari kelas I hingga VI tampak antusias menyaksikan atraksi tersebut. Mereka juga berbondong-bondong memberikan angpao kepada barongsai sebagai simbol berbagi rezeki dan harapan keberuntungan di tahun yang baru. Selain itu, sekolah turut membagikan angpao dan jeruk kepada seluruh siswa serta tenaga pendidik. Dalam tradisi Tionghoa, jeruk melambangkan rezeki dan kemakmuran, sementara angpao dipercaya sebagai simbol doa dan energi positif.
Tak hanya menikmati pertunjukan, para siswa juga berperan aktif memeriahkan acara melalui berbagai penampilan, mulai dari pembacaan puisi, nyanyian, tari, hingga fashion show. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka.
Melalui perayaan ini, sekolah menegaskan komitmennya dalam menanamkan nilai kebersamaan serta rasa hormat terhadap perbedaan etnis dan keyakinan. Diharapkan, semangat Imlek tidak hanya dir ayakan dalam seremoni, tetapi juga diwujudkan dalam sikap saling menghargai dan menebarkan kasih di tengah masyarakat yang majemuk.

Instagram SD Yos Sudarso Batam
Penulis: Erli Kasna Br Sembiring (Tim Digital)
Dokumentasi: Lia Angraini Simanjuntak (Tim Digital)
