Home » 同心共庆新春 – Tóngxīn gòng qìng xīnchūn, Harmoni Imlek 2026 SMA Santo Yosef Pangkalpinang, Menenun Kebersamaan dalam Cahaya Persaudaraan

同心共庆新春 – Tóngxīn gòng qìng xīnchūn, Harmoni Imlek 2026 SMA Santo Yosef Pangkalpinang, Menenun Kebersamaan dalam Cahaya Persaudaraan

oleh Lukas Mileniawan

Pangkalpinang, YTKNews.id – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di SMA Santo Yosef Pangkalpinang pada 12 Februari 2026 berlangsung meriah, hangat, dan sarat makna kebersamaan. Sejak pagi, seluruh siswa berkumpul di GOR sekolah untuk mengikuti rangkaian kegiatan Imlek bersama yang dirancang bukan hanya sebagai perayaan budaya, tetapi juga sebagai ruang mempererat persaudaraan lintas latar belakang.

Kegiatan diawali dengan perlombaan vokal dan memasak antarkelas yang menghadirkan suasana kompetisi penuh keceriaan. Gelak tawa dan semangat gotong royong terasa kuat saat siswa saling mendukung timnya. Momen ini menjadi simbol nilai Imlek tentang kebersamaan dan kerja sama, selaras dengan ungkapan Mandarin “团结就是力量” (Tuánjié jiùshì lìliàng) yang berarti persatuan adalah kekuatan.

Memasuki acara inti, panggung perayaan dibuka dengan tarian pembuka yang enerjik, dilanjutkan doa dan lagu kebangsaan. Sambutan Kepala Sekolah Frans, S.Pd.,M.M,  menegaskan bahwa Imlek di SMA Santo Yosef bukan sekadar perayaan etnis, melainkan perayaan keluarga besar sekolah. Selaku , Ketua Panitia. Frendi Andrian, S.Sn, “Kita merayakan keberagaman sebagai anugerah, dan kebersamaan sebagai kekuatan,” tuturnya menjadi pesan yang menggema di aula yang dihiasi ornamen merah dan emas. Diperkuat dengan literasi dari perwakilan MAKIN Kota Pangkalpinang

Salah satu sesi yang memperkaya makna perayaan adalah  Literasi Imlek yang dibawakan oleh perwakilan Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Pangkalpinang. Dalam suasana penuh perhatian, siswa diajak memahami bahwa Imlek bukan sekadar pesta budaya, melainkan perayaan nilai kehidupan yang telah diwariskan ribuan tahun dalam tradisi Tionghoa.

Pemateri menjelaskan makna Tahun Baru Imlek sebagai momentum pembaruan diri, penghormatan kepada leluhur, serta komitmen memperbaiki relasi antarsesama. Nilai ini terangkum dalam ajaran “仁义礼智信” (Rén yì lǐ zhì xìn)  kemanusiaan, kebenaran, kesopanan, kebijaksanaan, dan kepercayaan — yang menjadi fondasi etika dalam kehidupan masyarakat Tionghoa. Para siswa diajak merefleksikan bagaimana lima kebajikan ini dapat diwujudkan dalam kehidupan sekolah: saling menghargai perbedaan, jujur dalam belajar, serta peduli terhadap sesama.

 

 

Literasi juga menekankan makna karakter “福” (fú) yang banyak menghiasi dekorasi Imlek di aula. Dijelaskan bahwa “福” tidak hanya berarti rezeki atau keberuntungan, tetapi juga kebahagiaan yang lahir dari keluarga yang rukun dan hati yang bersyukur. Karena itu, tradisi berkumpul saat Imlek melambangkan harapan akan keharmonisan. Pesan ini selaras dengan ungkapan “家和万事兴” (Jiā hé wàn shì xīng) keluarga yang harmonis membawa keberhasilan dalam segala hal.

Sesi literasi ditutup dengan ajakan reflektif agar generasi muda memaknai Imlek sebagai kesempatan memperbaiki diri dan menebarkan kebaikan di lingkungan sekitar. Dalam konteks sekolah, kebersamaan lintas budaya yang terjalin di SMA Santo Yosef menjadi contoh nyata semangat “和而不同” (Hé ér bù tóng) — harmoni dalam keberagaman.

Melalui literasi dari MAKIN Pangkalpinang ini, perayaan Imlek tidak hanya meriah secara budaya, tetapi juga mendalam secara nilai, meneguhkan bahwa kebersamaan, hormat, dan kasih adalah jembatan persaudaraan yang melampaui perbedaan.

Penampilan tari kreasi siswa serta literasi budaya Imlek semakin memperkaya pemahaman peserta tentang nilai-nilai kebajikan dalam tradisi Tionghoa, seperti hormat kepada orang tua, berbagi rezeki, dan menjaga harmoni. Puncak kemeriahan terjadi saat atraksi barongsai tampil memukau di tengah sorak sorai siswa. Gerakan lincah barongsai melambangkan keberanian dan harapan baru, sejalan dengan ucapan “龙腾虎跃迎新春” (Lóng téng hǔ yuè yíng xīn chūn) — naga dan harimau melompat menyambut musim semi yang baru.

Acara dilanjutkan dengan sesi “Doa dan Harapan 2026”, di mana seluruh peserta diajak merefleksikan perjalanan hidup dan menuliskan harapan bersama. Suasana hening dan khidmat menegaskan bahwa Imlek bukan hanya perayaan luar, tetapi juga pembaruan batin. Nilai ini sejalan dengan pepatah “心怀感恩,福满人间” (Xīn huái gǎn’ēn, fú mǎn rénjiān)  hati yang penuh syukur membawa berkat bagi dunia.

Perayaan ditutup dengan pengumuman pemenang lomba dan pesta kelas yang semakin mempererat keakraban siswa dan wali kelas. Kebersamaan sederhana di ruang kelas menjadi simbol nyata keluarga besar Santo Yosef yang saling berbagi sukacita.

Pesan Moral (Mandarin):
“同心同行,共享新春之福。”
(Tóngxīn tóngxíng, gòngxiǎng xīnchūn zhī fú)
Dengan hati yang sejalan dan langkah bersama, kita berbagi berkat Tahun Baru.

Perayaan Imlek bersama ini menegaskan bahwa di tengah keberagaman budaya, SMA Santo Yosef Pangkalpinang menumbuhkan semangat persaudaraan universal. Seperti makna kata “和” (hé)  harmoni  seluruh warga sekolah merayakan perbedaan dalam satu keluarga, menenun persatuan untuk masa depan yang penuh harapan.
Gōng xǐ fā cái, wàn shì rú yì — selamat Tahun Baru, semoga segala harapan menjadi nyata.

Penulis : Lukas Mileniawan, S.Pd.

Anda mungkin juga suka