Home » Rahasia Baru, Mengapa Siswa se-Bangka Barat “Terkunci” di SMP Santa Maria?

Rahasia Baru, Mengapa Siswa se-Bangka Barat “Terkunci” di SMP Santa Maria?

oleh Suwito

Mentok, YTKNews.id — SMP Santa Maria Mentok benar-benar menjelma menjadi pusat inovasi digital di Bangka Barat pada Rabu (22/4). Sebagai satu-satunya sekolah yang dipercaya mengelola dana dari Canva Community Fund, SMP Santa Maria sukses menggelar Workshop dan Lomba Desain Canva yang diikuti oleh 23 peserta dari berbagai sekolah, termasuk perwakilan jauh dari wilayah  Kelapa.

Acara yang merupakan bagian dari rangkaian “Roots & Routers” ini bukan sekadar lomba biasa. Ini adalah bukti nyata kolaborasi antara sekolah lokal dengan raksasa teknologi global, Canva, untuk meningkatkan standar literasi digital siswa di daerah.

Suasana kelas berubah menjadi arena adu ide yang intens. Sebelum lomba dimulai, para peserta mendapatkan “amunisi” ilmu baru dari Suwito, seorang Canvassador sekaligus Canva Certified Education Trainer. Suwito membekali peserta dengan teknik desain tingkat lanjut yang selama ini belum pernah mereka dapatkan di bangku sekolah biasa.

Pembagian hadiah

“Kami ingin siswa tidak hanya menjadi pengguna, tapi kreator. Dengan dukungan langsung dari Canva, kami memberikan panggung bagi mereka untuk membuktikan bahwa anak daerah pun bisa menghasilkan karya berstandar global,” ujar Suwito.

Ketegangan makin terasa saat sesi lomba dimulai. Untuk memastikan penilaian dilakukan secara profesional dan objektif, SMP Santa Maria mendatangkan juri pakar, Ferliyan Reza. Ia merupakan seorang Canvassador 2026 dari Tanjungpandan, Belitung. Kehadiran juri lintas pulau ini memberikan gengsi tersendiri bagi kompetisi ini.

Ferliyan Reza menyoroti kejujuran karya siswa melalui tantangan “Kanvas Putih”. Tanpa bantuan template, peserta menciptakan visual orisinal dari nol.

Para guru pendamping yang hadir pun dibuat kagum dengan fasilitas dan kualitas materi yang disuguhkan. Kolaborasi antara SMP Santa Maria, para Canvassador, dan dukungan finansial internasional ini menciptakan kesan yang mendalam bagi seluruh peserta.

“Ini adalah pengalaman yang luar biasa. SMP Santa Maria Mentok telah menaikkan standar kompetisi digital di Bangka Barat. Kami pulang dengan ilmu baru dan kebanggaan telah menjadi bagian dari sejarah kolaborasi Canva ini,” pungkas salah satu guru pendamping.

 

Acara ini menegaskan posisi SMP Santa Maria Mentok sebagai pelopor pendidikan masa depan yang berakar pada lingkungan namun tetap terhubung kuat dengan jaringan teknologi dunia.

Anda mungkin juga suka