Home » Saat Orang Tua dan Sekolah Bersatu, SD Santa Agnes Belinyu Hidupkan Semangat Kartini dalam Harmoni yang Mengharukan

Saat Orang Tua dan Sekolah Bersatu, SD Santa Agnes Belinyu Hidupkan Semangat Kartini dalam Harmoni yang Mengharukan

oleh Kordianus Nodin

Belinyu, YTKNews.id – Ada suasana yang berbeda di SD Santa Agnes Belinyu pada 21 April 2026. Bukan sekedar perayaan, hari itu menjadi kisah tentang cinta, kebersamaan, dan harapan yang tumbuh dalam satu harmoni indah antara sekolah dan orang tua.

Sejak pagi, halaman sekolah berubah menjadi lautan warna. Para siswi tampil anggun mengenakan kebaya, sementara para siswa tampak gagah dalam balutan batik. Tak hanya anak-anak, para guru, karyawan, hingga komite dan ketua paguyuban kelas pun turut larut dalam semangat yang sama. Sebuah pemandangan yang jarang terjadi, ketika semua berdiri setara, saling mendukung, dan berjalan Bersama.

Upacara bendera menjadi pembuka yang sarat makna. Tidak seperti biasanya, petugas upacara kali ini melibatkan guru, komite, dan perwakilan paguyuban kelas. Di balik setiap gerakan dan sikap tegap, tersimpan pesan mendalam bahwa Pendidikan anak adalah perjalanan Bersama, bukan hanya milik sekolah, tetapi juga keluarga.

Dalam amanatnya, Kepala Sekolah SD Santa Agnes Belinyu, Anselmia Aleksa, S.Pd., mengajak seluruh peserta upacara untuk merenungkan perjuangan Raden Ajeng Kartini. Dengan suara penuh penghayatan, beliau mengingatkan bahwa dulu perempuan tidak memiliki kesempatan untuk bersekolah. Namun berkat keberanian dan pemikiran Kartini yang tertuang dalam bukunya Habis Gelap Terbitlah Terang, kini perempuan dan laki-laki berdiri sejajar, meraih mimpi tanpa batas.

Pesan itu terasa semakin kuat karena disampaikan dihadapan orang tua yang hadir langsung, menyaksikan, sekaligus menjadi bagian dari proses Pendidikan anak-anak mereka.

Setelah upacara, kehangatan berlanjut dalam bentuk sederhana namun penuh arti. Komite Sekolah membagikan snack kepada seluruh siswa, sebuah sentuhan kasih yang mencerminkan perhatian dan kepedulian nyata.

Keceriaan pun tak terbendung saat lomba dimulai. Lomba baca puisi menghadirkan suara-suara kecil yang penuh makna, sementara fashion show menjadikan pendopo sekolah bak panggung impian. Anak-anak berjalan dengan percaya diri, menampilkan pesona dan karakter mereka masing-masing. Tawa, tepuk tangan, dan sorak sorai menjadi irama kebahagiaan yang mengisi setiap sudut sekolah.

Suasana semakin mengharukan ketika Yuanita Kristiani , siswa berprestasi yang pernah tampil di panggung nasional mewakili provinsi kepulauan bangka Belitung, tampil sebagai inspirasi hidup bagi teman-temannya. Ia bukan hanya menunjukkan bakat, tetapi juga menyalakan harapan dalam hati setiap anak yang menyaksikan.

Puncak kegembiraan terjadi saat pengumuman juara. Detik-detik penuh harap berubah menjadi ledakan sukacita. Namun lebih dari sekedar kemenangan, hari itu mengajarkan arti keberanian untuk tampil dan kebanggan atas usaha.

Akhirnya seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa Bersama, sebuah momen hening yang merangkum seluruh rasa syukur atas kebersamaan yang telah terjalin.

Hari Kartini di SD Santa Agnes Belinyu bukan hanya tentang mengenang masa lalu. Ini adalah tentang bagaimana nilai perjuangan dihidupkan kembali melalui kolaborasi erat antara sekolah dan orang tua, melalui senyum anak-anak, dan melalui harapan yang terus tumbuh.

Karena di SD Santa Agnes Belinyu, setiap langkah kecil anak adalah hasil dari cinta besar yang berjalan Bersama.

Reporter: Humas SD Santa Agnes Belinyu

 

Anda mungkin juga suka