Home » Camping TK Santo Paulus Mengajarkan Anak Untuk Belajar Mandiri dan Kasih Lewat Api Unggun

Camping TK Santo Paulus Mengajarkan Anak Untuk Belajar Mandiri dan Kasih Lewat Api Unggun

oleh Marcelina Sandra

Pangkalpinang, YTKNews.id — Kegiatan camping menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak-anak TK Santo Paulus. Kegiatan yang dilaksanakan pada 12 Mei lalu ini diikuti oleh siswa kelas B dan dilakukan di lingkungan sekolah. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk melatih kemandirian, keberanian, serta membangun rasa percaya diri anak sejak usia dini.

Sejak sore hari, anak-anak tampak antusias mengikuti berbagai rangkaian kegiatan. Acara diawali dengan permainan seru yang melibatkan kerja sama dan kekompakan antar teman. Gelak tawa dan semangat terlihat jelas dari wajah anak-anak yang menikmati setiap permainan yang diberikan oleh para guru.

Memasuki malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan renungan yang dipandu oleh Mbak Sito. Dalam suasana yang tenang dan penuh kehangatan, anak-anak diajak memahami bahwa orang tua, yaitu papa dan mama, merupakan wujud cinta Tuhan dalam kehidupan mereka. Moment ini menjadi saat yang menyentuh hati, terutama ketika anak-anak diminta untuk menuliskan dan memberikan surat kepada orang tua sebagai ungkapan terima kasih dan kasih sayang.

Puncak kegiatan yang paling dinantikan adalah api unggun. Anak-anak berkumpul bersama, bernyanyi, dan menikmati suasana malam yang penuh kebersamaan. Kegiatan ini memberikan pengalaman tak terlupakan bagi mereka.

Kepala Sekolah TK Santo Paulus, Fironica Kristianingsih, S.Pd.AUD., menyampaikan pesannya,

“Melalui kegiatan camping ini, kami berharap anak-anak dapat belajar mandiri, berani, serta semakin menghargai kasih sayang orang tua sebagai anugerah dari Tuhan.” ungkapnya.

“Aku senang sekali bisa camping di sekolah, main game, dan lihat api unggun. Aku juga senang bisa kasih surat untuk mama dan papa.” ungkap salah satu anak murid kelas B, mengungkapkan kegembiraanya.

“Melihat anak kami berani mengikuti camping tanpa didampingi orang tua adalah hal yang luar biasa. Ini menjadi langkah awal yang baik untuk melatih kemandiriannya, ujar salah satu orang tua.” Ucap salah satu orang tua murid, turut memberikan apresiasi.

Kontributor: Caroline

Anda mungkin juga suka