Home » Tiga Hari Menjelang Lomba Ganti Lagu, SMP Santo Yusup Raih Juara 2 Musik Ansambel FLS3N Kabupaten Karimun 2026

Tiga Hari Menjelang Lomba Ganti Lagu, SMP Santo Yusup Raih Juara 2 Musik Ansambel FLS3N Kabupaten Karimun 2026

oleh humas YTK

Tanjung Balai Karimun, YTKNews.id — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMP Santo Yusup dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Karimun yang berlangsung pada 11 Mei 2026.

Tim Musik Ansambel SMP Santo Yusup berhasil meraih Juara 2 melalui penampilan luar biasa dari tiga siswa berbakat, yaitu Karenheld, Dwianra, dan Peter Rafael. Ketiganya didampingi sekaligus dilatih oleh Agnes Ramti, S.Pd.

Prestasi ini menjadi sesuatu yang sangat spesial karena tahun 2026 merupakan tahun pertama SMP Santo Yusup mengirimkan perwakilan untuk cabang lomba Musik Ansambel dalam FLS3N. Di balik keberhasilan tersebut, tersimpan perjuangan yang tidak mudah.

Menurut Agnes, tantangan terbesar justru datang hanya 3 hari sebelum perlombaan berlangsung. Pada saat itu terjadi perubahan ketentuan lagu, di mana peserta diwajibkan membawakan lagu daerah dari Kepulauan Riau. Situasi tersebut membuat tim harus bekerja ekstra dalam waktu yang sangat singkat.

“Ini menjadi challenge juga buat saya, karena kami baru pertama kali ikut cabang Musik Ansambel. Apalagi H-3 sebelum lomba ada perubahan lagu dan wajib menggunakan lagu daerah Melayu Kepulauan Riau. Saya akhirnya harus membuat aransemen baru sekaligus partitur not balok dalam waktu yang sangat singkat,” ujarnya.

Proses latihan yang mendadak tentu membuat para siswa ikut merasa gugup dan deg-degan. Namun di tengah tekanan tersebut, semangat dan kerja sama tim justru semakin kuat. Mereka menyaksikan langsung bagaimana Agnes mampu mengeksekusi aransemen lagu Melayu yang cukup sulit hanya dalam waktu tiga hari.

“Kami melihat sendiri bagaimana letihnya, pusingnya, dan hebohnya Miss Agnes setelah pulang dari Technical Meeting dan ternyata ada perubahan lagu. Setelah itu Miss Agnes tanpa basa-basi langsung mengambil gitar dan piano untuk mengeksekusikan lagu yang sulit banget bagi kami karna lagu melayu yang banyak cengkoknya dan dalam waktu 1-2 jam, lagu tersebut yang diaransemen sudah jadi dengan durasi lagu 5 menit,” ungkap Karenheld dan Dwianra.

Meski belum berhasil membawa pulang Juara 1, pencapaian Juara 2 ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah. Para siswa merasa perjuangan mereka terbayarkan dengan hasil yang membanggakan.

Agnes juga mengatakan bahwa pengalaman ini menjadi evaluasi sekaligus pembelajaran berharga, baik untuk dirinya maupun untuk para siswa. Menurutnya, proses yang penuh tantangan ini akan menjadi motivasi untuk tampil lebih baik lagi di kesempatan berikutnya.

Prestasi ini membuktikan bahwa kerja keras, keberanian menerima tantangan, dan semangat pantang menyerah mampu menghasilkan sesuatu yang luar biasa. SMP Santo Yusup pun berharap pencapaian ini menjadi awal dari lahirnya prestasi-prestasi seni lainnya di masa mendatang. ***

Kontributor : OSIS Divisi Sastra SMP Santo Yusup

Anda mungkin juga suka