Home ยป Posisi Puncak! Kabar Mengejutkan Dari SMP Santo Yosef Belinyu

Posisi Puncak! Kabar Mengejutkan Dari SMP Santo Yosef Belinyu

oleh Tarsisius Ramto Idong

Belinyu, YTKNews.id – Kabar membanggakan sekaligus mengejutkan datang dari SMP Santo Yosef Belinyu. Berdasarkan rilis resmi Daftar Kolektif Hasil Tes Kemampuan Akademik (DKHTKA) SMP/MTs Tahun 2026 oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bangka, sekolah di bawah naungan Yayasan Tunas Karya (YTK) ini sukses mendominasi posisi puncak nilai tertinggi di tingkat Kecamatan Belinyu, Jumat 29 Mei 2026.

Hasil ujian yang dirilis pada akhir Mei 2026 ini menempatkan murid-murid dari SMP Santo Yosef pada urutan teratas mengungguli deretan satuan pendidikan negeri dan swasta lainnya. Di mata pelajaran Matematika, siswa bernama Raphael Eleeyah Sirait melesat sendirian di peringkat pertama se-Kecamatan Belinyu dengan raihan nilai fantastis 93.33. Dominasi ini kian kokoh setelah Griselda Alexa Zhou meraih peringkat kedua dengan nilai 86.67, disusul oleh Louis Wijaya Liong dan Alvin Christian yang sama-sama mengantongi nilai 80.00.

Tidak berhenti sampai di situ, kejutan besar kembali berlanjut pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Griselda Alexa Zhou kembali mencatatkan namanya di posisi puncak kecamatan dengan nilai hampir sempurna, yaitu 96.67 (berbagi posisi pertama dengan siswa dari UPTD SMPN 3 Belinyu). Murid SMP Santo Yosef lainnya, Owen Xavier Oinardi dan Caroline Edellia, menguntit ketat di posisi berikutnya dengan pencapaian gemilang sebesar 93.33.

Keberhasilan luar biasa ini tidak lepas dari strategi matang dan kerja sama solid di lini tenaga pendidik. Pendamping Mapel Matematika, Ibu Maria Via Mega Ade Putri, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kolaborasi intensif.

“Kami tidak bekerja sendiri-sendiri. Tim pendamping Matematika dan Bahasa Indonesia terus berkolaborasi menyusun jadwal bimbingan terpadu, memetakan kesiapan mental anak, hingga melatih kemampuan literasi numerasi berbasis HOTS secara sinkron. Hasil ini membuktikan bahwa kerja sama tim guru mampu mengantarkan anak-anak bersaing di level tertinggi,” ujar Ibu Putri.

Senada dengan hal tersebut, Pendamping Mapel Bahasa Indonesia, Ibu Eva Juliana, menambahkan bahwa integrasi materi menjadi kunci ketelitian siswa.

“Kolaborasi kami berfokus pada penguatan daya nalar kritis anak. Matematika mengasah logika, sementara Bahasa Indonesia memperkuat pemahaman teks soal. Sinkronisasi inilah yang membuat anak-anak tampil tenang, teliti, dan mampu menembus nilai kepala sembilan di tengah ketatnya persaingan kecamatan,” jelas Ibu Eva.

Kepala SMP Santo Yosef Belinyu, Bapak Marcelinus E. S. menyatakan rasa bangga dan syukur yang mendalam atas komitmen seluruh warga sekolah.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi tinggi dedikasi luar biasa para guru pendamping yang telah berkolaborasi tanpa lelah, serta perjuangan keras anak-anak didik kami. Berada di posisi puncak TKA Belinyu 2026 adalah bukti nyata dari sinergi yang sehat di sekolah. Prestasi ini menjadi motivasi besar bagi SMP Santo Yosef untuk terus mempertahankan mutu pendidikan bermutu khas Yayasan Tunas Karya,” pungkas Bapak Marcelinus.

Melalui pencapaian gemilang ini, SMP Santo Yosef Belinyu kembali mempertegas eksistensinya sebagai lembaga pendidikan swasta yang unggul, kompetitif, dan berkarakter di wilayah Kecamatan Belinyu.

Anda mungkin juga suka