Mentok, YTKNews.id — Suasana sunyi yang penuh konsentrasi salah satu sudut ruangan di SD Santa Maria Mentok pada Senin pagi, 20 Juli 2026. Tepat sejak pukul 08.00 WIB, keheningan itu menjadi saksi bisu dimulainya perjuangan besar bagi lima siswa terpilih yang mengemban misi penting: membawa nama baik sekolah dalam ajang bergengsi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kabupaten.
Kelima anak berprestasi ini melangkah ke ruang ujian dengan persiapan yang matang dan rasa percaya diri yang tinggi. Mereka terbagi ke dalam tiga bidang kompetisi yang berbeda. Di meja matematika, perhatian penuh tertuju pada Neville yang bertarung dengan deretan angka dan logika. Sementara itu, untuk bidang IPA, duet tangguh Angela dan Derent tampak fokus memecahkan berbagai analisis ilmu pengetahuan. Tak ketinggalan di bidang IPS, Alvaro dan Valerie berjuang menunjukkan pemahaman mendalam mereka tentang ilmu sosial dan humaniora.
Kompetisi maraton yang berlangsung dari jam 8 pagi hingga jam 2 siang ini berjalan dengan sangat kondusif. Ketegangan yang biasa mewarnai kompetisi besar nyaris tidak terlihat berubah menjadi atmosfer fokus yang positif. Seluruh tahapan lomba berbasis digital dan tertulis berhasil dilalui oleh perwakilan kelima SD Santa Maria ini tanpa kendala teknis sedikit pun.
Para guru pendamping yang berkumpul dari luar ruangan pun tidak dapat menyembunyikan rasa bangga mereka melihat ketenangan dan kemandirian yang ditunjukkan anak-anak didik mereka di dalam ruang ujian. Kompetisi ini bukan sekedar mengejar medali, melainkan menjadi panggung pembuktian atas kerja keras dan ketekunan yang telah mereka tanam selama masa bimbingan. Kini, setelah perjuangan panjang hingga siang hari itu selesai, seluruh keluarga besar sekolah tinggal menanti hasil terbaik dari dedikasi luar biasa kelima tunas bangsa ini.
Reporter: Fransiskus PBR Dokumentasi: Humas SD Santa Maria Mentok
