Pangkalpinang, YTKNews.id — Belum genap beberapa hari setelah berlaga di Saint Joseph Competition 8.0, tim basket SMP Santa Theresia kembali menunjukkan semangat kompetitifnya dengan menorehkan prestasi di ajang BM Cup 2026. Semangat dan perjuangan para pemain kembali terlihat dalam kompetisi basket 3×3 putra dan putri yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Open House Sekolah Budi Mulia Pangkalpinang. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Sekolah Budi Mulia Pangkalpinang ini berlangsung pada 2–3 November 2026 di lingkungan sekolah tersebut.
Kompetisi yang menjadi bagian dari kegiatan Open House ini diikuti oleh berbagai sekolah tingkat SD dan SMP dari Pangkalpinang dan sekitarnya, termasuk peserta dari Kabupaten Bangka dan Bangka Tengah. Ajang ini menjadi kesempatan bagi para murid untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan bakat di bidang olahraga, sekaligus membangun pengalaman berkompetisi.
Suasana pertandingan berlangsung intens, seru, dan penuh antusiasme sejak babak penyisihan hingga partai final, baik pada kategori SD maupun SMP. Setiap tim berusaha menampilkan permainan terbaik dengan mengandalkan kerja sama, strategi, dan semangat juang untuk meraih hasil maksimal.
Dalam kompetisi ini, SMP Santa Theresia mengirimkan lima tim yang terdiri atas tiga tim putra dan dua tim putri. Dari seluruh tim yang berpartisipasi, satu tim putra berhasil melaju hingga babak final dan meraih Juara II (runner-up). Tim tersebut diperkuat oleh Daniel Fransisko Totti, Jovandy Davino Algis, Jansen Januardo, dan Theo Ben Jasun. Keempat pemain ini menunjukkan perjuangan dan kekompakan yang luar biasa hingga berhasil mencapai partai puncak.
Menariknya, pertandingan final BM Cup 2026 cabang basket 3×3 putra kembali mempertemukan SMP Santa Theresia dengan SMP Plus Setia Budi. Pertemuan ini menjadi pertandingan yang menarik karena kedua sekolah sebelumnya juga bertemu dalam partai final Saint Joseph Competition 8.0 yang berlangsung beberapa hari sebelumnya. Namun, kali ini SMP Santa Theresia tampil dengan komposisi pemain yang berbeda sehingga menghadirkan tantangan dan dinamika pertandingan tersendiri.
Persiapan tim dilakukan melalui pola latihan yang serupa dengan persiapan menghadapi kompetisi sebelumnya. Para pemain kembali memantapkan kemampuan melalui latihan pola permainan dan shooting yang dilaksanakan pada 30 Oktober 2026. Persiapan tersebut menjadi bekal penting bagi tim untuk menghadapi persaingan di BM Cup 2026.
Kapten tim, Jansen Januardo, mengungkapkan bahwa pertandingan berlangsung sangat seru dan menyenangkan. Ia mengaku tidak menyangka timnya mampu melangkah hingga babak final.
“Awalnya kami tidak menyangka bisa melaju sampai ke babak final. Namun, berkat kerja keras dan perjuangan bersama, akhirnya kami berhasil mencapai final. Karena itu, kami berusaha bermain semaksimal mungkin. Sayangnya, pada menit-menit awal pertandingan final, saya dan rekan saya, Daniel, mengalami cedera sehingga tidak dapat bermain secara maksimal. Kami tetap berusaha melanjutkan pertandingan meskipun dalam kondisi cedera. Walaupun akhirnya belum berhasil menjadi juara pertama, kami sangat bersyukur bisa meraih Juara 2 dan membanggakan nama sekolah kami, SMP Santa Theresia,” ungkap Jansen mengenang pertandingan tersebut.
Sementara itu, Pelatih Basket SMP Santa Theresia, Dessikania, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya terhadap perjuangan seluruh pemain.
“Hari ini luar biasa. Saya sangat bangga dengan perjuangan seluruh anak-anak dan tim di lapangan. Melalui kerja sama, keringat, serta mental pantang menyerah, anak-anak berhasil mengamankan tiket menuju babak final. Saya bangga melihat setiap proses yang telah mereka lalui dalam setiap pertandingan. Harapan saya ke depannya, anak-anak terus belajar, berlatih, dan mengembangkan kemampuan agar dapat meraih hasil yang lebih maksimal,” ungkapnya dengan bangga.
Pencapaian di BM Cup 2026 ini menjadi bukti bahwa proses latihan, keberanian untuk berkompetisi, dan semangat pantang menyerah merupakan bagian penting dalam perjalanan meraih prestasi. Meski belum berhasil membawa pulang gelar juara pertama, keberhasilan mencapai babak final dan meraih posisi runner-up merupakan pencapaian yang patut diapresiasi.
Sekolah berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik SMP Santa Theresia untuk berani mencoba, mengembangkan bakat, dan mengukir prestasi sesuai dengan bidang yang diminati. Selain itu, semakin banyak peserta didik diharapkan terlibat aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler serta mampu membawa nama baik sekolah melalui berbagai kompetisi.
Teruslah berproses, teruslah berlatih, dan jangan pernah berhenti berjuang. Sebab, setiap pertandingan bukan hanya tentang kemenangan, melainkan juga tentang pengalaman, pembentukan karakter, dan keberanian untuk menjadi lebih baik.
Kontributor: Florensius
