Home » Semangat Sumpah Pemuda, 24 Murid SMK Tunas Karya Dilantik Menjadi Pengurus OSIS Periode 2026/2027

Semangat Sumpah Pemuda, 24 Murid SMK Tunas Karya Dilantik Menjadi Pengurus OSIS Periode 2026/2027

oleh humas YTK

Pangkalpinang, YTKNews.id – Semangat persatuan dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di SMK Tunas Karya Pangkalpinang, Rabu (28/10/2026). Melalui upacara bendera yang berlangsung penuh khidmat dan semangat, sekolah sekaligus menggelar pelantikan Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 2026/2027.

Sebanyak 24 murid resmi dilantik menjadi pengurus OSIS oleh Kepala SMK Tunas Karya, Paulina Lystianingsih Riardi, S.Pd. Kepengurusan baru ini berada di bawah bimbingan Yasinta Fiona, S.Pd., dengan Given Santino sebagai Ketua OSIS dan Filbert Yoel Emanuel sebagai Wakil Ketua OSIS. Sementara itu, posisi Sekretaris dipercayakan kepada Natasya Caroline dan Verryne Veronika, sedangkan Fransella Caterina dan Javiera Claudia Hensia mengemban tugas sebagai Bendahara. Kepengurusan ini juga diperkuat oleh jajaran anggota dari berbagai Seksi Bidang (Sekbid).

Dalam amanatnya, Paulina menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh pengurus OSIS yang baru dilantik. Beliau berharap kepercayaan yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Menurutnya, berorganisasi bukan sekadar memiliki jabatan atau kedudukan, melainkan kesempatan untuk belajar bekerja sama, membangun komunikasi, dan menyelesaikan persoalan secara bersama-sama.

Kepala Sekolah SMK Tunas Karya juga mengingatkan agar para pengurus tetap rendah hati dalam menjalankan tugas. Jabatan dalam organisasi hendaknya tidak membuat seseorang merasa lebih tinggi daripada yang lain, tetapi justru mendorongnya untuk semakin siap melayani dan menjadi teladan bagi teman-temannya.

Mengangkat tema peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026, yakni “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, Paulina mengajak seluruh murid untuk menghidupi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Sikap patriotik, jelasnya, dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti mengikuti upacara dengan tertib, berdiri tegak, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan penuh penghayatan. Semangat persatuan juga perlu diwujudkan dengan menghormati perbedaan suku, agama, dan daerah asal. Ia menegaskan bahwa segala bentuk perundungan (bullying) tidak boleh mendapat tempat di lingkungan sekolah.

Sementara itu, sikap gigih berarti tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Murid diajak untuk berani berdiskusi, bertanya kepada guru, dan bekerja sama dengan teman-teman dalam mencari jalan keluar. Adapun empati diwujudkan melalui kepedulian nyata, seperti membantu teman yang mengalami kesulitan belajar dengan sabar, menyisihkan uang saku untuk kegiatan sosial, serta memberikan bantuan kepada sesama yang tertimpa musibah.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda dan pelantikan pengurus OSIS ini menjadi momentum penting bagi murid untuk belajar tentang kepemimpinan, persatuan, dan tanggung jawab. Semangat Sumpah Pemuda tidak cukup hanya dikenang melalui upacara, tetapi perlu dihidupi melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan bersama.

Melalui kepengurusan OSIS periode 2026/2027, keluarga besar SMK Tunas Karya berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, mampu bekerja sama, peduli terhadap sesama, serta berani mengambil bagian dalam membawa perubahan positif bagi sekolah, masyarakat, dan bangsa.

Sebab, menjadi pemuda bukan hanya tentang usia, melainkan tentang keberanian untuk bersatu, ketangguhan untuk berjuang, dan kepedulian untuk memberikan dampak bagi sesama.

Kontributor: Ni Komang

 

Anda mungkin juga suka