Home » Menumbuhkan Iman dan Keteladanan Bunda Maria, SD Santa Theresia 1 Pangkalpinang Gelar Ibadat Penutupan Bulan Rosario

Menumbuhkan Iman dan Keteladanan Bunda Maria, SD Santa Theresia 1 Pangkalpinang Gelar Ibadat Penutupan Bulan Rosario

oleh humas YTK

Pangkalpinang, YTKNews.id – Suasana penuh sukacita menyelimuti SD Santa Theresia 1 Pangkalpinang. Pada Jumat, 30 Oktober 2026, seluruh murid Katolik dari kelas 1 hingga kelas 6 berkumpul untuk mengikuti ibadat penutupan Bulan Rosario. Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi para murid untuk menutup Bulan Rosario dengan ungkapan syukur dan devosi kepada Bunda Maria.

Kegiatan doa Rosario ini rutin dilaksanakan setiap hari Jumat selama Bulan Rosario. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai iman Katolik sejak dini kepada anak-anak, sekaligus membiasakan mereka mendaraskan doa Rosario dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mengenalkan teladan kerendahan hati Bunda Maria kepada para murid agar mereka tumbuh menjadi anak-anak yang taat, baik, dan peduli terhadap sesama.

Seluruh murid yang hadir tampak mengikuti kegiatan dengan khidmat dan antusias. Mereka didampingi oleh kepala sekolah, para suster, serta guru pendamping. Kehadiran para guru dan suster memberikan dukungan penuh agar anak-anak dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tertib dan penuh penghayatan.

Kegiatan diawali dengan katekese singkat tentang makna doa Rosario yang dipimpin oleh guru agama. Suasana di dalam kapel terasa semakin khidmat ketika memasuki sesi inti, yaitu perarakan bunga mawar dan lilin yang diiringi lagu pujian. Satu per satu perwakilan murid berjalan dengan tertib sambil membawa setangkai bunga mawar segar dan lilin bernyala. Dengan langkah perlahan, mereka maju ke depan altar untuk mempersembahkan bunga dan lilin tersebut kepada Bunda Maria. Persembahan ini melambangkan ketulusan hati, doa-doa permohonan, serta rasa cinta anak-anak kepada Bunda Maria.

Setelah perarakan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan mendaraskan doa Rosario bersama yang dipandu oleh murid kelas 5. Ibadat kemudian ditutup dengan lagu pujian kepada Bunda Maria.

“Saya senang mengikuti doa Rosario ini karena saya bisa berdoa dengan khusyuk di kapel bersama teman-teman,” ujar Charin, salah satu murid.

Pelaksanaan doa Rosario bersama ini memberikan banyak manfaat positif bagi perkembangan rohani dan sosial para murid. Mereka diajak untuk semakin dekat dengan Tuhan Yesus melalui perantaraan Bunda Maria. Selain itu, melalui proses perarakan bunga dan lilin, anak-anak dilatih untuk berjalan dengan tertib, menghargai sesama teman, serta bekerja sama dalam menjaga kelancaran acara.

“Makna kegiatan doa Rosario ini adalah untuk mengajarkan murid merenungkan kehidupan Yesus bersama Bunda Maria serta memohon pertolongan dan perlindungan Tuhan,” ujar Selviana, guru agama.

Melalui kegiatan sederhana tetapi bermakna ini, diharapkan benih-benih kebaikan, kasih, dan keteladanan Bunda Maria dapat terus tumbuh dalam hati setiap murid. Semoga semangat doa Rosario tidak hanya berhenti di kapel pada hari ini, tetapi juga senantiasa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, di sekolah, maupun di tengah masyarakat.

Kontributor: Henny Risnawat

 

Anda mungkin juga suka