Home » Pertama Kalinya dalam Sejarah SMP Santa Theresia Lakukan Kegiatan Ini

Pertama Kalinya dalam Sejarah SMP Santa Theresia Lakukan Kegiatan Ini

oleh Marcelina Sandra

Pangkalpinang, YTKNews.id — Kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang hijau, sehat dan indah, SMP Santa Theresia menggelar lomba menghias pot tanaman yang diikuti oleh seluruh kelas 7 hingga 9. Melalui kegiatan ini sekolah berupaya untuk memadukan kemampuan kreativitas, kebersamaan, dan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan. Lomba ini dilaksanakan dalam dua tahap yakni tahap pengumpulan sketsa dan tahap pelukisan pada pot.

Lomba menghias pot tanaman diikuti oleh setiap kelas dengan mengutus dua kelompok, yang masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 orang. Sebelumnya, para peserta wajib mengumpulkan sketsa desain mereka paling lambat tanggal 18 Maret lalu. Sketsa ini kemudian dinilai kelayakannya oleh dewan juri yang terdiri dari para guru.

“Sketsa yang telah dikumpulkan akan dinilai untuk dilihat apakah layak untuk dilombakan dan penerapannya memungkinkan pada pot,” jelas Indah, salah satu dewan juri.

Salah satu keunikan perlombaan ini adalah penggunaan pot cor yang diposisikan terbalik berbentuk seperti piramida. Pot yang akan dilukis memang sengaja dibalik 180 derajat sehingga menghasilkan bentuk yang unik dan artistik.

“Bentuk piramida ini memberikan tantangan tersendiri bagi siswa dalam mendesain dan melukis,” ujar Sukendar, selaku panitia pelaksana lomba.

Selain itu, penggunaan pot cor juga sejalan dengan semangat ramah lingkungan. Pot ini tidak hanya tahan lama, tetapi juga dapat didaur ulang, mengurangi penggunaan plastik dan bahan yang tidak ramah lingkungan.

Puncak perlombaan yang dilaksanakan pada hari Jumat lalu tampak penuh antusias dan keceriaan dari setiap peserta lomba. Dengan penuh daya kreativitas dan konsentrasi setiap anggota kelompok mulai menggoreskan kuas mereka di pot sesuai dengan sketsa yang telah disetujui. Berbagai motif lukisanpun dihasilkan, mulai dari motif alam, pola geometris, hingga ilustrasi satwa dan tumbuhan yang hampir punah.

“Lukisan yang kami hasilkan tidak hanya cantik dan indah, tetapi juga kami berharap dapat menginspirasi orang lain untuk peduli pada lingkungan,” ujar Victoria, salah satu peserta dari kelas 8.

Dewan juri berkeliling untuk memantau proses pengerjaan, kreativitas, dan kerapian hasil lukisan. Selain itu, mereka juga beberapa kali mengingatkan para peserta untuk menjaga agar cat yang digunakan tidak berceceran di lantai. Setelah proses melukis selesai, dewan juri melakukan penilaian berdasarkan beberapa kriteria dari segi kreativitas, kesesuaian dengan tema, dan kerapian pengerjaan. Pemenang lomba rencanaya akan diumumkan pada hari Senin depan, dengan hadiah menarik.

Selain menjadi ajang mengasah kreativitas, kegiatan ini diadakan guna menambah kesadaran warga sekolah untuk turut serta dalam menjaga dan meningkatkan keindahan dan kesehatan lingkungan sekolah. Pot-pot yang telah dihias akan ditempatkan di sepanjang selasar lantai satu sekolah guna menciptakan suasana yang asri dan nyaman.

“Kami berharap, dengan adanya pot-pot ini, siswa semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan,” tutup Sukendar.

 

Kontributor: Alexander

Anda mungkin juga suka