Home » “Siapa Sangka? Ternyata Begini Cara Siswa SD Santo Paulus 1 Bikin Imlek Jadi Luar Biasa!”

“Siapa Sangka? Ternyata Begini Cara Siswa SD Santo Paulus 1 Bikin Imlek Jadi Luar Biasa!”

oleh Alexia Dea Ariyanti

Pangkalpinang, YTKNews.id –Pada 23 Februari 2026 Suasana di SD Santo Paulus 1 hari ini tampak berbeda dari biasanya. Warna merah yang melambangkan keberuntungan menghiasi setiap sudut sekolah. Seluruh siswa dari kelas 1 sampai kelas 6 tampak antusias mengikuti perayaan Tahun Baru Imlek yang diisi dengan berbagai lomba kreatif.

Kegiatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga ajang bagi para siswa untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka. Lomba dibagi menjadi tiga kategori berdasarkan fase belajar siswa:

Tiga Cabang Lomba yang Menarik:

  • Fase A (Kelas 1 & 2): Mewarnai Gambar Tema Imlek

Anak-anak kelas kecil ini tampak sangat fokus menggoreskan krayon mereka. Gambar-gambar khas Imlek berubah menjadi penuh warna di tangan kreatif mereka.

  • Fase B (Kelas 3 & 4): Lomba Membuat Hiasan Imlek

Suasana kelas menjadi sangat hidup saat siswa kelas 3 dan 4 mulai merangkai berbagai hiasan dinding dan meja. Kreativitas mereka dalam memadukan warna merah dan emas sungguh luar biasa!

  • Fase C (Kelas 5 & 6): Lomba Membuat Lampion dari Kertas Angpau

Ini adalah tantangan yang paling seru! Siswa kelas besar ditantang mengubah tumpukan kertas angpau menjadi lampion-lampion cantik. Hasilnya? Sangat estetik dan siap menghiasi langit-langit sekolah.

Apa Kata Mereka?

Kemeriahan ini pun mendapat sambutan hangat dari warga sekolah. Salah satu siswa kelas 5 yang mengikuti lomba membuat lampion mengaku sangat tertantang.

“Awalnya bingung lipat-lipat kertas angpau supaya jadi bulat, tapi pas sudah jadi lampionnya, rasanya bangga sekali! Seru bisa lomba bareng teman-teman sekelas,” ungkapnya dengan wajah berseri.

Senada dengan siswa, salah satu guru pendamping Ibu Megah juga memberikan pendapatnya mengenai dampak positif kegiatan ini.

“Kami sangat senang melihat antusiasme anak-anak. Melalui lomba ini, mereka tidak hanya belajar seni, tapi juga belajar tentang ketelitian dan menghargai keragaman budaya di sekitar kita. Inilah cara kami membentuk karakter mereka dengan cara yang menyenangkan,” pungkas sang guru.

Menanamkan Nilai Kebersamaan

Kepala Sekolah menyampaikan bahwa melalui lomba-lomba ini, siswa diajak untuk lebih mengenal keragaman budaya sekaligus melatih kemandirian dan rasa percaya diri. Tidak hanya mengejar kemenangan, keceriaan dan kebersamaan antar teman menjadi hadiah terindah dalam perayaan kali ini.

 

Kontributor : Ruth

Anda mungkin juga suka