Home » Speak Up, Stand Out! , Speak as a Global Citizen, SMA Santo Yosef Pangkalpinang Tunjukkan Kiprah Gemilang dalam World Speech Day 2026: Membangun Generasi Pendidik dan Pelajar Berdaya Saing Global Melalui Orasi Inspiratif dan Pemikiran Kritis

Speak Up, Stand Out! , Speak as a Global Citizen, SMA Santo Yosef Pangkalpinang Tunjukkan Kiprah Gemilang dalam World Speech Day 2026: Membangun Generasi Pendidik dan Pelajar Berdaya Saing Global Melalui Orasi Inspiratif dan Pemikiran Kritis

oleh Lukas Mileniawan

Pangkalpinang, YTKNews.id – 15 Maret 2026, Semangat berbicara untuk perubahan menggema dalam kegiatan World Speech Day 2026 yang diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom pada Minggu, 15 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 17.00 hingga 22.35 WIB dan menghadirkan puluhan peserta dari kalangan pendidik dan peserta didik berbakat dari berbagai sekolah di bawah naungan Yayasan Tunas Karya, mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA, SMK serta disemarakan dengan speech dari perwakilan Bahasa Mandarin.
Mengusung tema besar “Speak as a Global Citizen”, acara ini menjadi wadah strategis bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan, harapan, serta solusi terhadap berbagai isu global. Kegiatan ini semakin istimewa karena secara resmi dibuka oleh Simon Gibson, Founder World Speech Day, yang menegaskan pentingnya keberanian generasi muda untuk bersuara dan membawa perubahan melalui ide-ide yang berdampak. Kehadiran beliau menjadi inspirasi kuat bagi seluruh peserta untuk tampil percaya diri dan berpikir global.


“This event is not just about speaking, but about inspiring change through powerful ideas.” Para peserta tampil memukau dengan pidato yang mengangkat beragam isu, mulai dari lingkungan, pendidikan, teknologi, hingga kemanusiaan. Setiap penampilan menunjukkan kualitas pemikiran kritis dan kemampuan komunikasi yang semakin matang.
Acara dibuka dengan sesi opening, prayer, and short feedback yang berlangsung khidmat dan penuh semangat. Suasana semakin hidup ketika para peserta mulai tampil satu per satu, menunjukkan kemampuan public speaking yang luar biasa serta mencerminkan keberagaman perspektif global.
Memasuki sesi berikutnya yang dipandu oleh MC Kons Dea, peserta dari SMA Santo Yosef Pangkalpinang tampil dominan dengan topik-topik relevan seperti “The Importance of Education”, “The Impact of Social Media on Today’s Generation”, hingga “Chinese New Year”. Each speaker delivered their message with passion and confidence, proving that young voices truly matter. Hal ini menunjukkan bahwa peserta didik tidak hanya mampu berbicara, tetapi juga membawa pesan yang bermakna.


Sesi berikutnya yang dipandu oleh Ms. Elisa menghadirkan pidato yang lebih mendalam dan reflektif, seperti “Hoping the World Without War”, “Global Citizens in the Digital Age”, dan “Protecting and Preserving the Environment”. Para pendidik turut mengambil peran penting dalam memberikan inspirasi, tidak hanya sebagai pembicara tetapi juga sebagai agen perubahan yang mengajak audiens untuk berpikir kritis dan bertindak nyata. “Your voice can change the world, if you dare to speak,” menjadi pesan kuat yang terasa sepanjang sesi ini.
Pada sesi selanjutnya bersama Ms. Enggar, suasana semakin inspiratif dengan tema-tema motivasional seperti “Fail Today, Succeed Tomorrow”, “Learning History for Our Future”, hingga “Character is the Key to Success”. Penampilan peserta kembali menegaskan bahwa SMA Santo Yosef Pangkalpinang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kepekaan sosial, dan kemampuan komunikasi global.


Puncak acara dipandu oleh Mr. Vinsen yang sekaligus memimpin sesi penutupan. Beberapa coach internasional seperti Mike Nicholson, Amber Katrina Pate, dan Dan Odero memberikan feedback yang membangun serta apresiasi tinggi kepada seluruh peserta. “You are the future leaders. Keep speaking, keep inspiring,” menjadi pesan yang memperkuat semangat seluruh peserta.


Peran serta berbagai program pendukung turut memperkaya kegiatan ini, seperti Virtual English Class (VEC) yang menjadi wadah utama pengembangan kemampuan bahasa Inggris, serta English Fun For Teachers (EFFT) yang dipandu oleh Coach Amber Katrina Pate, Dan Odero, Caroline, dan Carlo dalam meningkatkan kompetensi para pendidik. Selain itu, kehadiran Tunas Karya Agora Virtual Youth Club Indonesia (TKAVYCI) yang dipandu langsung oleh Mike Nicholson semakin memperluas ruang kolaborasi global bagi para peserta.


Dalam kesempatan ini, kegiatan ini juga dirasakan sebagai pengalaman yang sangat berharga. “Ini merupakan kesempatan luar biasa dapat berpartisipasi dalam agenda global ini,” tutur Didiek Dwi Atmadi, S.Pd., M.M., Kepala SD Yos Sudarso 1, yang turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan ini menjadi pembelajaran bermakna bagi siswa dalam mengasah kemampuan berbicara di depan umum, berpikir kritis, serta membangun kepercayaan diri. Melalui partisipasi aktif dalam World Speech Day 2026, SMA Santo Yosef Pangkalpinang kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang siap bersaing di tingkat global.Sebagai penutup, acara diakhiri dengan doa dan salam perpisahan yang hangat. “It was truly a remarkable day filled with inspiration, courage, and global perspectives.” World Speech Day 2026 bukan sekadar ajang berbicara, tetapi menjadi panggung nyata bagi generasi muda untuk bersuara dan membawa perubahan bagi dunia.
Penulis : Lukas Mileniawan, S.Pd.

 

Anda mungkin juga suka