Home » Penuh Makna! Jalan Salib SMP Yos Sudarso Batam di Kampung Vietnam Berlangsung Khidmat dan Seru

Penuh Makna! Jalan Salib SMP Yos Sudarso Batam di Kampung Vietnam Berlangsung Khidmat dan Seru

oleh smpyos1

Batam, YTKNews.id- Siswa-siswi SMP Yos Sudarso Batam mengikuti kegiatan Jalan Salib yang dilaksanakan hari Senin,30 Maret 2026 di kawasan Kampung Vietnam Batam. Dengan penuh semangat dan kekhidmatan. Kegiatan dimulai sejak pagi hari di sekolah, di mana para peserta melakukan registrasi sebelum berangkat bersama menggunakan bus menuju lokasi. Selama perjalanan, suasana terasa hidup dan menyenangkan. Para siswa mengisi waktu dengan mengobrol dan bercanda, serta diisi dengan doa rosario yang dipanjatkan bersama sehingga suasana tetap terasa khidmat. Setibanya di lokasi, para siswa langsung bersiap untuk mengikuti Jalan Salib. Mereka menjalani setiap perhentian dengan tertib, sambil berdoa dan merenungkan penderitaan serta pengorbanan Yesus Kristus. Meskipun harus berjalan cukup jauh dan merasa lelah, para peserta tetap antusias karena suasana yang tenang membuat kegiatan ini terasa sangat bermakna. Setelah rangkaian Jalan Salib selesai, para siswa kembali melanjutkan perjalanan menuju gereja terdekat. Di sana, mereka berkumpul sesuai kelompok masing-masing untuk mengikuti berbagai permainan yang telah disiapkan. Sesi games menjadi momen paling meriah karena para siswa dapat tertawa bersama, mempererat kekompakan, dan menikmati kebersamaan.

Kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama, kemudian para siswa turut berpartisipasi dalam membersihkan area sebelum meninggalkan lokasi. Hal ini menunjukkan sikap tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan. Menjelang sore, seluruh peserta kembali ke sekolah menggunakan bus. Meski kelelahan, kebahagiaan terpancar dari wajah para siswa karena kegiatan ini tidak hanya seru, tetapi juga memperdalam iman serta mempererat hubungan antar teman. Guru pembimbing, Meylan Ginting, menyampaikan, “Masih ada siswa yang bermain-main selama kegiatan berlangsung, sehingga iman mereka masih perlu dikuatkan agar bisa lebih menghayati makna Jalan Salib ini.”

Wakil Kepala Sekolah, Fransiska Noviani Leli Naru, mengatakan, “Kegiatan ini membantu siswa memahami pengorbanan Tuhan dan menanamkan nilai iman, kesabaran, kerendahan hati, serta empati. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan menjadi pribadi yang lebih sabar, peduli, dan memiliki iman yang kuat.” Sementara itu, Kepala Sekolah, Kristian Sansum, menambahkan, “Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan iman sekaligus mempererat kebersamaan antar siswa. Kami berharap pengalaman ini dapat membentuk karakter siswa yang lebih baik, baik secara rohani maupun sosial.”

Salah satu peserta, Cecilia Widya Rianti, mengungkapkan, “Saya merasa lebih tersentuh karena tidak hanya merenungkan penderitaan Yesus, tetapi juga menyadari bahwa kita sering kurang peduli terhadap bumi.” Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya memperdalam iman, tetapi juga mempererat kebersamaan, serta akan terus dikenang oleh seluruh peserta. (GCL)

Kontributor: Gracielle

Anda mungkin juga suka