Home » “Melangkah dalam Iman” Menjadi Catatan Indah Rekoleksi Siswa SMP Santo Paulus Pangkalpinang

“Melangkah dalam Iman” Menjadi Catatan Indah Rekoleksi Siswa SMP Santo Paulus Pangkalpinang

oleh Marcelina Sandra

Pangkalpinang, YTKNew.id — Deburan ombak yang tenang dan hembusan angin sepoi-sepoi menyambut kedatangan rombongan siswa-siswi kelas 9 SMP Santo Paulus Pangkalpinang di Pantai Karang Emas pada 30 April lalu. Di bawah langit biru yang cerah, para siswa berkumpul bukan sekadar untuk bertamasya, melainkan untuk memperdalam spiritualitas dalam kegiatan Rekoleksi bertajuk “Melangkah Dalam Iman, Menuju Masa Depan Gemilang.”

Hadir sebagai pembimbing utama, Romo Marsen Damanik, yang juga menjabat sebagai Pastor Vikaris Belinyu. Dalam pemaparannya, Romo Marsen menekankan bahwa iman harus menjadi fondasi utama dalam kehidupan, bukan sekadar pelengkap saat dibutuhkan saja.

 

“Masa depan yang gemilang hanya bisa dibangun melalui relasi yang erat dengan Tuhan. Tuhan selalu menunggu kita untuk melibatkan-Nya dalam setiap rencana,” ujar Romo Marsen di hadapan para siswa.

Beliau menambahkan bahwa satu langkah kecil yang diambil dengan kekuatan iman jauh lebih bermakna daripada rencana besar yang ambisius namun melupakan kehadiran Tuhan.

“Tanpa iman, masa depan akan tampak menakutkan, namun dengan percaya, iman akan menjadi kekuatan untuk berani melangkah.” teguhnya.

Sebagai bekal praktis, Romo Marsen membagikan empat langkah nyata: menjaga relasi dengan Tuhan, belajar dengan penuh tanggung jawab, memilih pergaulan yang sehat, serta mulai menentukan arah pendidikan lanjut dengan bijak.

 

Suasana rekoleksi semakin hidup dengan berbagai kegiatan rekreatif. Carolin, siswi kelas 9A, mengungkapkan kegembiraannya.

“Seru sekali! Selain renungan, ada permainan estafet air dan estafet karet. Teman-teman juga sangat berbakat saat tampil baca puisi, menyanyi, dan menari,” ungkapnya antusias.

 

Hal senada dirasakan oleh Keivel (9A) yang merasa dikuatkan oleh firman Tuhan. Sementara itu, Marudut dari kelas 9B memandang kegiatan ini dengan sisi emosional.

“Ini akan selalu saya ingat sebagai momen kebersamaan terakhir kami di SMP Santo Paulus sebelum lulus,” tuturnya haru.

Gatot Murdiasto, guru Bahasa Inggris SMP Santo Paulus yang mendampingi kegiatan ini, menilai rekoleksi ini sangat berfaedah. Menurutnya, materi permenungan yang diberikan sangat bagus untuk membantu anak-anak mengenal diri dan belajar memanajemen diri demi menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya.

 

Rekoleksi ini ditutup dengan semangat baru bagi para siswa untuk menyongsong masa depan dengan iman yang teguh dan langkah yang pasti.

 

Kontributor: Edi Woda

Anda mungkin juga suka