Home ยป SMP Santa Theresia Gelar Pelatihan Tenaga Pendidik Dan Tenaga Kependidikan

SMP Santa Theresia Gelar Pelatihan Tenaga Pendidik Dan Tenaga Kependidikan

oleh admin

( Foto : Pelatihan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan )

Pangkalpinang, YTKNews.id– SMP Santa Theresia menggelar acara pelatihan bagi tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan, bertempat di ruang pertemuan lantai dua gedung SMP Santa Theresia, Jumat (9/7/2021).

Pelatihan yang diberi judul Menjadi Guru Kreatif, Berdaya Pikat, dan Penuh Motivasi didesain dengan gaya yang santai, penuh canda-tawa tetapi berbobot, penuh energi, dan motivasi rencananya akan berlangsung selama dua hari, yaitu tanggal 9 dan 10 Juli 2021, diikuti oleh seluruh anggota komunitas SMP Santa Theresia yang berjumlah 38 orang, terdiri dari 26 orang tenaga pendidik, dan 12 orang tenaga kependidikan.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Tunas Karya (YTK), RD. Servasius Samuel, S.Psi., M.Psi., Psikolog, berharap agar kegiatan pelatihan ini dapat membawa situasi yang positif di dalam komunitas sekolah, serta terkelolanya kekompakan dan sinergitas dengan baik.

( Foto : Pelatihan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan )

“Sehingga tenaga pendidik dan kependidikan di SMP Santa Theresia dapat memberikan yang terbaik dan unggul untuk peserta didik, para orang tua, dan masyarakat sekitarnya. Jaya selalu SMP Santa Theresia,” kata RD. Samuel.

Kepala SMP Santa Theresia, Willy Wilhelmus Suluh mengatakan bahwa Komunitas SMP Santa Theresia berharap agar para pendidik dan tenaga kependidikan mampu menginspirasi, memotivasi, menumbuhkan apresiasi, serta membangun semangat belajar yang tinggi bagi para peserta didik.

Ia mengatakan bahwa kegiatan pelatihan diberikan oleh Fransiskus Lim Sui Jan, seorang motivator, pelatih kepemimpinan, pendamping gladi rohani, pendamping pembangunan tim dan karakter, pelatihan untuk pelatih, pendamping studi sosial, dan lain sebagainya.

“Beliau lebih dikenal dengan Frans Lim and Associates, pemilik wisma Lentera Kasih di Kalibawang, Kulon Progo, Yogyakarta. Karena masih dalam situasi pandemi, kegiatan pelatihan dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Willy.

Ia mengungkapkan bahwa materi pelatihan yang diberikan sangat segar, menarik, dan relevan dengan kebutuhan tenaga pendidik dan kependidikan masa kini, diantaranya dengan menggali kembali kesadaran tentang aneka dinamika dan profesionalisme kerja, kemudian pembekalan kepada seluruh peserta dengan aneka trik dan metode agar para pendidik dan tenaga kependidikan di SMP Santa Theresia ini semakin kreatif, memiliki keberanian, rasa percaya diri, berdaya pikat, dan mampu membangun motivasi peserta didik untuk mengembangkan diri dan potensi yang dimiliki dengan sebaik-baiknya.

( Foto : Pak Frans Lim )

“Seluruh peserta juga tampak antusias dan bersemangat mengikuti seluruh proses pelatihan yang terasa berbeda dibandingkan pelatihan-pelatihan yang diikuti sebelumnya,” ungkapnya.

Menurut Willy, kegiatan pelatihan ini dibuat untuk menjawab berbagai tantangan dunia pendidikan masa kini, dimana guru bukan lagi sebagai pusat dalam proses pembelajaran.

Menurutnya, saat ini guru bukan lagi satu-satunya sumber ilmu, dengan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, peran guru sebagai sumber ilmu telah banyak tergerus dan tergantikan oleh buku dan informasi-informasi digital di internet, konten audio visual maupun pengalaman-pengalaman peserta didik hasil interaksi dengan lingkungan sekitar maupun global yang nyaris tanpa batas.

( Foto : Pelatihan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan )

“Pergeseran peran itu tentu melahirkan tantangan-tantangan baru yang harus dijawab oleh para guru, terlebih lagi di masa pandemi ini, dimana pembelajaran akhirnya tidak lagi terbatas pada ruang kelas saja, tetapi dapat dilakukan dari manapun dan kapanpun,” katanya.

“Pelatihan ini dimaksudkan untuk menjawab sedikit dari sekian banyak tantangan aktual pendidikan masa kini. Para pendidik dan tenaga kependidikan mesti berbenah demi terwujudnya pelayanan pendidikan yang unggul dan terdepan,” kata Willy.(JnP/YTKNews.id)

Reporter : Willy Suluh

Anda mungkin juga suka

Tinggalkan Komentar

* Dengan menggunakan formulir ini Anda setuju dengan penyimpanan dan penanganan data Anda oleh situs web ini.