Mentok, YTKNews.id–Kerinduan mendalam terhadap suasana masa kecil membawa langkah kaki para siswa SMP Santa Maria kembali menginjakkan kaki di koridor SD Santa Maria pada Selasa, 7 April 2026 lalu. Namun, kunjungan ini bukan sekadar ajang nostalgia biasa, melainkan sebuah misi mulia untuk membekali adik-adik kelas mereka dengan semangat anti-perundungan melalui pendekatan yang akrab dan penuh keceriaan. Dengan membawa bendera almamater yang sama, para siswa SMP ini hadir untuk memastikan bahwa lingkungan sekolah yang membesarkan mereka tetap menjadi tempat yang aman, nyaman, dan bebas dari rasa takut bagi generasi penerusnya.

Kegiatan yang penuh makna ini dipelopori oleh para siswa SMP Santa Maria yang terpilih sebagai finalis Duta Pelajar, didampingi oleh perwakilan pengurus OSIS serta anggota Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIKR). Mengambil sudut pandang sebagai kakak kelas yang pernah duduk di bangku yang sama, para finalis Duta Pelajar tersebut merancang serangkaian penyampaian materi dan permainan interaktif yang sangat dekat dengan keseharian dunia anak-anak. Mereka mengubah ruang kelas dan lapangan menjadi panggung edukasi, di mana pesan-pesan tentang pentingnya menghargai perbedaan dan keberanian untuk menentang tindakan perundungan disampaikan tanpa kesan menggurui, melainkan melalui dialog hangat antara kakak dan adik.
Keterlibatan aktif perwakilan OSIS dan PIKR menambah kedalaman program ini, di mana mereka turut berbagi pengalaman mengenai cara membangun kepercayaan diri dan mengelola konflik secara positif. Melalui permainan yang dirancang khusus untuk melatih kerja sama tim, para siswa SD diajak untuk memahami bahwa kekuatan sejati bukan terletak pada dominasi terhadap orang lain, melainkan pada kemampuan untuk merangkul sesama. Kehadiran para alumni yang kini telah berseragam putih-biru ini memberikan inspirasi nyata bagi siswa SD, membuktikan bahwa nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan sejak dini akan terus bertumbuh saat mereka beranjak remaja. Aksi kembali ke almamater ini pun ditutup dengan janji bersama untuk menjaga nama baik sekolah melalui sikap saling asah, asih, dan asuh di bawah naungan keluarga besar Santa Maria.
