Home » Balutan Busana Adat Warnai Peringatan Sumpah Pemuda di SDS Yos Sudarso III

Balutan Busana Adat Warnai Peringatan Sumpah Pemuda di SDS Yos Sudarso III

oleh humas YTK

Batam, YTKNews.id – Sebanyak 98 tahun lalu, Sumpah Pemuda diikrarkan. Pada Rabu (28/10), peringatan Sumpah Pemuda kembali dilaksanakan secara khidmat di lapangan SDS Yos Sudarso III. Berkolaborasi dengan TK Yos Sudarso III dan SMP Yos Sudarso II, SDS Yos Sudarso III menggelar upacara bendera yang kental dengan nuansa tradisional.

Jika biasanya para siswa mengawali hari dengan berbaris di depan kelas masing-masing, kali ini mereka berbaris rapi bersama teman-teman dari unit sekolah lainnya di lapangan upacara. Cuaca cerah turut mendukung kelancaran upacara yang dimulai pukul 07.30 dan berlangsung dengan tertib hingga selesai.

Petugas upacara kali ini berasal dari P5 Agnes. Balutan busana daerah yang dikenakan menambah kekhidmatan sekaligus menghadirkan nuansa kebinekaan dalam pelaksanaan upacara. Kepala SDS Yos Sudarso III, Marianus Sihotang, bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Marianus menekankan pentingnya sikap berani, jujur, dan bertanggung jawab bagi generasi muda dalam berbagai aspek kehidupan, khususnya dalam belajar.

Sejalan dengan tema Hari Sumpah Pemuda tahun ini, “Patriotik, Gigih Berempati Pemuda untuk Indonesia”, ia menegaskan bahwa setiap peserta didik perlu membentuk karakter diri agar gigih dalam belajar, berempati kepada sesama, serta senantiasa berani, jujur, dan bertanggung jawab.

Keunikan peringatan Sumpah Pemuda kali ini tampak dari beragam busana adat tradisional yang dikenakan para petugas dan peserta upacara. Pakaian adat Sunda, Flores, Dayak, Jawa, hingga Melayu ditampilkan untuk memperkenalkan kepada para siswa SDS Yos Sudarso III kekayaan budaya Indonesia yang beragam.

Risci Intan, wali kelas P3 Angela, menyampaikan bahwa siswa dan guru yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah menghadirkan pemandangan layaknya lautan warna-warni budaya yang indah. Keberagaman tersebut tidak hanya memperlihatkan kekayaan budaya Indonesia, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga persatuan, saling menghargai, dan berperan aktif dalam menjaga keutuhan bangsa, khususnya bagi generasi muda.

Hal senada disampaikan oleh Indira Sitorus, wali kelas P2 Andrew. Ia berpesan agar para siswa terus menyalakan semangat persatuan, kebersamaan, dan cinta tanah air melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Berbagai pesan tersebut diharapkan dapat tertanam dalam diri para siswa sehingga mampu membentuk karakter yang selaras dengan 10 keutamaan Yayasan Tunas Karya.

Bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan.

Kontributor : Yohanes Aditya Kurniawan                               Dokumentasi: Tim Humas SDS Yos Sudarso III

Anda mungkin juga suka