Tanjung Balai Karimun, YTKNews.id– SMA Santo Yusup turut berpartisipasi dalam kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang VI Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kodim 0317/TBK pada 24–25 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Makodim 0317/TBK, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, ini bertujuan membentuk generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki semangat bela negara.
Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 60 pelajar dari sejumlah sekolah di Kabupaten Karimun. Melalui Persami KKRI, para peserta memperoleh pembinaan untuk meningkatkan kedisiplinan, mengembangkan jiwa kepemimpinan, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air.
Pembukaan kegiatan dilaksanakan pada Sabtu (24/10/2026) oleh Komandan Kodim 0317/TBK, Letkol Inf. Andit Franata, S.I.P. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa Persami KKRI bukan sekadar kegiatan di luar kelas, melainkan sarana pembentukan mental dan karakter generasi muda agar menjadi pribadi yang tangguh dan bertanggung jawab.
Ia mengingatkan para peserta agar menerapkan nilai-nilai kedisiplinan, loyalitas, kebersamaan, dan sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari. Para kadet juga diharapkan mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan, serta berperan dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Keikutsertaan SMA Santo Yusup dalam kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk memperoleh pengalaman belajar di luar lingkungan sekolah. Pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga mencakup pembentukan karakter, pengembangan keterampilan, dan penanaman nilai-nilai kebangsaan.
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai kegiatan pembinaan, termasuk latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan penyampaian materi bela negara. Kegiatan tersebut melatih peserta untuk menaati aturan, menghargai waktu, meningkatkan tanggung jawab, serta membangun kekompakan dan kerja sama dalam kelompok.
Persami KKRI Gelombang VI secara resmi ditutup pada Minggu (25/10/2026) oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0317/TBK, Mayor Inf. Istain Tamimi. Dalam amanatnya, ia mendorong para kadet agar mampu menjadi pelopor kedisiplinan dan bela negara di lingkungan sekolah masing-masing.
“Jadikan ilmu yang telah didapat dari pelatihan selama dua hari ini untuk diterapkan di sekolah masing-masing. Setelah kegiatan ini, kalian bisa menjadi pelopor di sekolah, termasuk menerapkan latihan PBB dan ilmu lainnya yang telah diajarkan oleh para pelatih,” ujar Istain dalam amanatnya.
Ia menegaskan bahwa ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan harus diterapkan secara nyata setelah para peserta kembali ke sekolah. Kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat bela negara diharapkan tidak berhenti pada materi pelatihan, tetapi menjadi bagian dari perilaku sehari-hari.
Selain itu, Kasdim mengapresiasi penyelenggara dan seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan hingga selesai. Ia juga menekankan pentingnya evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan serupa pada masa mendatang.
“Saya ucapkan terima kasih kepada penyelenggara dan peserta. Apa yang menjadi kekurangan nantinya kita perbaiki bersama,” katanya.
Upacara penutupan ditandai dengan pelepasan pita peserta Persami dan penyerahan sertifikat. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya pembinaan selama dua hari sekaligus menjadi awal bagi para kadet untuk menerapkan nilai-nilai yang telah dipelajari.
Bagi SMA Santo Yusup, partisipasi dalam Persami KKRI Gelombang VI merupakan pengalaman berharga dalam mendukung pembentukan peserta didik yang berkarakter dan berjiwa nasionalis. Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan semakin disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Keikutsertaan ini juga menegaskan pentingnya pendidikan yang menyeimbangkan pengetahuan, keterampilan, dan pembentukan karakter. Dengan semangat bela negara dan pengamalan nilai-nilai Pancasila, generasi muda diharapkan mampu menjadi pribadi yang berintegritas serta memberikan kontribusi positif bagi sekolah, masyarakat, bangsa, dan negara.
Kontributor: Gracia Veronica Siregar, S.Pd.
