Tanjung Pandan, YTKNews.id — Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, komunitas SD Regina Pacis Tanjungpandan menggelar rangkaian kegiatan meriah yang diawali dengan upacara bersama pada Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini dilanjutkan dengan berbagai perlombaan antarkelas untuk menyemarakkan momentum Bulan Bahasa.
Kepala SD Regina Pacis Tanjungpandan, Marselina Kartika, S.Pd., dalam amanatnya saat membuka acara menyampaikan harapan agar anak-anak semakin mencintai bahasa dan budaya Indonesia serta senantiasa bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas. Acara ini mengusung tema “Cinta Bangsa, Cinta Bahasa” dan dikoordinasikan oleh Dewi L. Sihotang selaku perwakilan koordinator kegiatan.
Berbagai jenis perlombaan disesuaikan dengan jenjang kelas untuk mengasah potensi peserta didik. Kelas 1 dan 2 mengikuti lomba membaca puisi, kelas 3 mengikuti lomba membacakan teks Sumpah Pemuda, kelas 4 mengikuti lomba mendongeng, kelas 5 mengikuti lomba pidato, serta kelas 6 mengikuti lomba menulis cerita pendek (cerpen) dengan penuh antusias. Seluruh rangkaian perlombaan ini dirancang untuk mewadahi bakat dan minat peserta didik di bidang kebahasaan dan sastra.
Dewi L. Sihotang menyampaikan kesan positif atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menuturkan bahwa para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam setiap cabang lomba. Khusus untuk siswa kelas 1 yang mengikuti lomba membaca puisi, mereka dinilai memiliki kemampuan yang baik dan hanya memerlukan pelatihan lanjutan agar penampilan mereka semakin matang.
“Harapannya, semoga anak-anak bisa lebih memaknai Bulan Bahasa ini, belajar menggunakan bahasa Indonesia, dan semakin mencintai bahasa Indonesia. Saya sangat salut karena anak-anak berani tampil dan mendalami perannya dalam lomba hari ini,” ungkap Dewi dengan penuh kebanggaan.
Kesan mendalam juga dirasakan oleh salah satu peserta lomba pidato dari kelas 5, Anindita Teona Nurachman, atau yang akrab disapa Eno. Saat membawakan pidato berjudul “Bahasa Menyatukan dan Bangsa Menguatkan”, Eno mengaku sangat menikmati jalannya perlombaan tersebut.
“Senang bisa ikut lomba hari ini. Semoga aku juara satu, tetapi kalau tidak juara juga tidak apa-apa. Mungkin lain kali,” tutur Eno dengan penuh semangat.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap kecintaan para siswa terhadap tanah air, bangsa, dan bahasa Indonesia semakin tertanam kuat sejak usia dini melalui suasana yang kompetitif, edukatif, dan menyenangkan.
Penulis: Kristianus Viktor
