Home » Borong Tiga Piala, Siswa SD Santa Maria Mentok Dominasi Lomba Spelling Bee di Festival Sumpah Pemuda 2026

Borong Tiga Piala, Siswa SD Santa Maria Mentok Dominasi Lomba Spelling Bee di Festival Sumpah Pemuda 2026

oleh humas YTK

MENTOK, YTKNews.id — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SD Santa Maria Mentok. Kali ini, tiga siswa berhasil memborong seluruh posisi juara dalam lomba Spelling Bee yang digelar pada Festival Sumpah Pemuda 2026 di SMKS Bina Karya 2 Muntok, Rabu (28/10/2026). Keberhasilan tersebut menjadi momen istimewa sekaligus menunjukkan kemampuan dan keberanian siswa dalam berkompetisi di bidang bahasa Inggris.

Festival Sumpah Pemuda yang mengusung semangat “Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Karya” ini menghadirkan beragam kegiatan menarik, mulai dari gelar karya siswa, lomba antarpelajar, pentas seni, bazar mini, hingga pemilihan Ketua OSIS BIKADA. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk menampilkan kreativitas, mengembangkan bakat, serta mempererat semangat persatuan dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Di antara berbagai perlombaan yang diselenggarakan, lomba Spelling Bee menjadi salah satu ajang bagi peserta untuk menguji kemampuan mengeja kosakata bahasa Inggris secara tepat. Perlombaan ini tidak hanya menuntut penguasaan kosakata, tetapi juga konsentrasi, ketelitian, keberanian, serta kepercayaan diri dalam menjawab setiap tantangan.

Dalam kompetisi tersebut, siswa SD Santa Maria Mentok berhasil menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Angela sukses meraih Juara I, disusul Felix yang meraih Juara II, serta Davin yang menempati posisi Juara III.

Hasil ini terasa semakin istimewa karena seluruh posisi juara berhasil diraih oleh siswa dari sekolah yang sama. Pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SD Santa Maria Mentok sekaligus menunjukkan potensi peserta didik dalam mengembangkan keterampilan berbahasa Inggris sejak jenjang sekolah dasar.

Keberhasilan ketiga siswa tersebut juga tidak terlepas dari dukungan dan pendampingan Helen Agustina, yang mendampingi para peserta dari SD Santa Maria Mentok. Peran guru pendamping menjadi bagian penting dalam memberikan motivasi, membangun rasa percaya diri, serta menyemangati para siswa selama mengikuti kompetisi.

Bagi Angela, Felix, dan Davin, perlombaan ini bukan sekadar kesempatan untuk membawa pulang piala. Di balik keberhasilan tersebut, terdapat pengalaman berharga dalam menghadapi tantangan, mengendalikan rasa gugup, serta belajar mempercayai kemampuan diri sendiri.

Kepala SD Santa Maria Mentok, Felixianus Amo, menyampaikan apresiasi atas pencapaian ketiga siswa tersebut serta dukungan guru pendamping.

“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Angela, Felix, dan Davin. Keberhasilan ini tentu menjadi kebahagiaan bagi seluruh keluarga besar SD Santa Maria Mentok. Terima kasih juga kepada guru pendamping yang telah memberikan dukungan kepada anak-anak. Semoga pencapaian ini semakin memotivasi mereka untuk terus belajar, berani mencoba, dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki,” ungkap Felixianus Amo.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi penyemangat bagi sekolah untuk terus memberikan kesempatan kepada peserta didik dalam mengembangkan bakat dan minat melalui berbagai kegiatan positif, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.

Momentum Festival Sumpah Pemuda 2026 pun memberikan makna tersendiri. Semangat generasi muda untuk terus belajar, berkarya, dan berprestasi tercermin melalui keberanian para siswa dalam menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Bagi SD Santa Maria Mentok, keberhasilan memborong tiga piala dalam satu kategori perlombaan bukanlah akhir dari sebuah pencapaian, melainkan motivasi untuk terus melahirkan generasi yang berkarakter, berprestasi, dan berwawasan global.

Kontributor: Adi Sugiarto

Anda mungkin juga suka