Pangkalpinang, YTKNews.id — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh murid SMP Santa Theresia dalam ajang Saint Joseph Competition 8.0 yang diselenggarakan oleh SMA Santo Yosef Pangkalpinang pada 26–29 Oktober 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan di GOR SMA Santo Yosef–SMP Santa Theresia Pangkalpinang ini merupakan agenda tahunan SMA Santo Yosef yang menghadirkan beragam kompetisi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Ajang ini diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah jenjang SMP dan SMA se-Bangka.
Tahun ini, SMP Santa Theresia kembali turut ambil bagian dengan mengirimkan perwakilan hampir di seluruh cabang perlombaan. Salah satu cabang yang menjadi perhatian adalah kompetisi basket 3×3 putra tingkat SMP. Dalam cabang ini, SMP Santa Theresia mengirimkan tiga tim untuk berkompetisi.
Dari ketiga tim tersebut, satu tim berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 Basket 3×3 Putra. Tim yang diperkuat oleh Jordan Then, Gerardo Yeriel Lim, Sergius Alves, dan Vettel Pobosky Kok ini berhasil menunjukkan permainan yang solid, kerja sama tim yang baik, serta semangat juang yang luar biasa hingga keluar sebagai juara.
Perjalanan menuju podium juara tentu tidaklah mudah. Perjuangan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah menjadi bekal bagi tim ini untuk meraih prestasi membanggakan.
Suasana pertandingan berlangsung seru, penuh antusiasme, sekaligus menegangkan, terutama ketika memasuki babak semifinal menghadapi SMPN 1 Toboali dan babak final melawan SMP Plus Setia Budi. Kedua pertandingan tersebut menjadi ujian mental, strategi, dan kekompakan bagi para pemain.
Keberhasilan ini merupakan buah dari persiapan yang dilakukan secara serius. Selama tiga minggu sebelum kompetisi berlangsung, para pemain menjalani latihan khusus untuk mematangkan teknik, strategi, serta kerja sama tim agar dapat tampil maksimal saat pertandingan.
Pembina ekstrakurikuler basket SMP Santa Theresia, F. Kevin Arista, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian yang berhasil diraih oleh para murid.
“Semua ini merupakan hasil kerja keras anak-anak selama berlatih dan perjuangan mereka saat pertandingan. Saya berharap ke depannya anak-anak semakin berkembang melalui kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan sekolah serta mampu meraih prestasi sesuai dengan kemampuan masing-masing,” ungkapnya.
Sementara itu, kapten tim, Jordan Then, mengungkapkan rasa puas dan bahagianya karena dapat mengikuti kompetisi tersebut.
“Pertandingannya sangat memuaskan dan menyenangkan. Apalagi, basket merupakan salah satu cabang yang banyak ditunggu-tunggu untuk ditonton. Di situlah waktunya kami menunjukkan hasil kerja keras selama ini. Walaupun saya akhirnya mengalami cedera saat final, keinginan untuk menang dan perjuangan tim masih terus teringat. Saya bahkan rela kembali bermain pada penghujung waktu. Puji Tuhan, akhirnya kami berhasil meraih kemenangan. Namun, setelah pertandingan saya sampai harus dibawa ke IGD,” ungkap Jordan.
Kisah perjuangan Jordan dan rekan-rekan setimnya menjadi gambaran bahwa sebuah prestasi tidak diraih secara instan. Dibutuhkan kedisiplinan, latihan, kekompakan, keberanian, dan semangat pantang menyerah untuk mencapai hasil terbaik. Meski demikian, kesehatan dan keselamatan pemain tetap menjadi hal utama dalam setiap pertandingan.
Keberhasilan meraih Juara 1 dalam ajang Saint Joseph Competition 8.0 cabang basket 3×3 putra ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMP Santa Theresia. Lebih dari sekadar membawa pulang piala, pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga bagi para murid tentang sportivitas, kerja sama, tanggung jawab, dan perjuangan.
Selamat kepada Jordan Then, Gerardo Yeriel Lim, Sergius Alves, dan Vettel Pobosky Kok atas prestasi yang diraih. Teruslah berkembang, berani berkompetisi, dan mengukir prestasi!
Kontributor: Florensius
