Home » Menggebrak Bulan Bahasa, Pelajar SMP Santa Maria Rawat Bahasa Ibu dan Pacu Literasi Kewarganegaraan

Menggebrak Bulan Bahasa, Pelajar SMP Santa Maria Rawat Bahasa Ibu dan Pacu Literasi Kewarganegaraan

oleh humas YTK

MENTOK, YTKNews.id – Pekik semangat kebangsaan menggema di SMP Santa Maria Mentok, Rabu (28/10/2026). Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 sekaligus menyemarakkan Bulan Bahasa 2026, ratusan siswa mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas dalam kolaborasi Lomba Berpantun Bahasa Melayu Mentok dan Lomba Cerdas Cermat (LCC).

Semangat kebangsaan sudah terasa sejak pagi. Acara dibuka dengan khidmat melalui kegiatan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu Bangun Pemudi Pemuda oleh seluruh siswa dan guru. Puncak pembukaan ditandai dengan pembacaan Ikrar Sumpah Pemuda secara serentak yang semakin membangkitkan semangat nasionalisme di kalangan siswa.

Suasana kompetisi semakin semarak ketika Lomba Berpantun Bahasa Melayu Mentok dimulai. Dengan mengusung bahasa Melayu Mentok, kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata sekolah dalam melestarikan bahasa daerah sekaligus menumbuhkan kecintaan siswa terhadap bahasa ibu.

Para peserta tampil memukau dengan mengenakan busana khas yang menarik perhatian. Bait demi bait pantun yang sarat nilai budaya dilantunkan dengan gaya yang memikat, mengundang gelak tawa, decak kagum, hingga tepuk tangan meriah dari para penonton. Menariknya, pemenang lomba ini akan mendapatkan kesempatan untuk mewakili sekolah dalam kompetisi tingkat provinsi melalui ajang bergengsi Festival Tunas Bahasa Ibu.

Kemeriahan berlanjut dengan digelarnya Lomba Cerdas Cermat (LCC). Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan literasi siswa, khususnya dalam bidang literasi kewarganegaraan. Suasana ruangan semakin meriah dengan sorak-sorai dan yel-yel dukungan dari setiap kelas. Dalam kompetisi ini, ketajaman berpikir dan kecepatan peserta diuji melalui pertanyaan seputar mata pelajaran IPS, PPKn, dan Bahasa Indonesia.

Kompetisi berlangsung sengit melalui tiga babak, yakni penyisihan, semifinal, dan grand final. Pada babak puncak, kecepatan mengibarkan bendera dan ketepatan dalam memberikan jawaban menjadi penentu bagi peserta untuk meraih gelar juara.

Kepala SMP Santa Maria Mentok, Letisia Pare, S.Pd., mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme dan semangat para siswa dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tersebut.

“Kami sangat bangga melihat semangat para siswa dalam mengikuti rangkaian kegiatan yang memadukan perayaan Hari Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa ini. Bersatu dalam perbedaan, berkarya untuk Indonesia!” tegasnya penuh optimisme.

Perayaan Hari Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa 2026 di SMP Santa Maria Mentok membuktikan bahwa kegiatan sekolah bukan sekadar formalitas tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan literasi kewarganegaraan, memperluas wawasan akademis, sekaligus melestarikan bahasa ibu. Melalui kegiatan ini, sekolah turut membentuk generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan bangga terhadap identitas bangsanya.

Kontributor: Sarah Ivane                                                                                       Dokumentasi: Dylan dan Jasper

Anda mungkin juga suka