Sungailiat, YTKNews.id – Rintik hujan yang mengguyur Sungailiat pada Rabu pagi, 4 November 2026, tidak melunturkan semangat warga SMP Maria Goretti. Begitu hujan mereda, seluruh murid segera berkumpul di lapangan basket sekolah untuk mengikuti agenda tahunan yang amat dinantikan: Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Periode 2026–2027.
Rangkaian acara diawali penyampaian visi dan misi oleh tiap pasangan calon (paslon), disusul sesi debat yang berlangsung hangat. Puncaknya, seluruh warga sekolah, mulai dari murid, guru, hingga staf pegawai, menggunakan hak pilih mereka secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (luber jurdil). Layaknya pesta demokrasi nasional, panitia menyiapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di area lapangan dengan bilik suara yang tertutup rapi. Para murid tampak antusias mengantre sesuai nomor panggilan, menerima kertas suara, lalu menuju bilik pemungutan suara sebelum memasukkannya ke dalam kotak suara. Suasana kian autentik saat setiap pemilih mencelupkan jarinya ke dalam tinta biru sebagai tanda telah menggunakan hak pilih mereka. Proses ini menandai puncak dari seleksi ketat yang sebelumnya meliputi wawancara bersama pembina OSIS dan pembentukan tim sukses kampanye.
Ajang pemilihan tahun ini menghadirkan tiga pasangan calon berprestasi yaitu paslon 1 Zee Chellyn Charrisima J dan Lizzie Calysta, Paslon 2 Yosefin Prisilla Zamora dan Chelsea Jemima Lorensia H, serta Paslon 3 Elena Annaliese dan Vanesa Esperanca Pereira.
Berdasarkan penghitungan suara akhir, Paslon 1 (Zee Chellyn Charrisima J & Lizzie Calysta) keluar sebagai peraih suara terbanyak dengan dukungan 116 suara. Pasangan yang akrab disapa “ZeeZie” ini resmi terpilih untuk memimpin OSIS SMP Maria Goretti Periode 2026–2027, melanjutkan estafet kepemimpinan dari Vinexa Giofani Chandra dan Auliana Gisella Titania Marbun.

Pelaksanaan pemilihan Ketua OSIS di SMP Maria Goretti memiliki makna mendalam bagi pembentukan karakter murid. Kegiatan ini menjadi laboratorium demokrasi nyata di lingkungan sekolah. Seluruh warga sekolah belajar mempraktikkan nilai keadilan, kejujuran, dan keterbukaan secara langsung. Setiap suara memiliki arti penting dalam menentukan arah kepemimpinan masa depan.
Proses ini juga mengajarkan kedewasaan berorganisasi. Para kandidat belajar menyampaikan gagasan secara terbuka dan sportif. Di sisi lain, para pemilih belajar menghargai perbedaan pandangan serta menghormati pilihan sesama teman. Jabatan kepengurusan OSIS pada akhirnya dimaknai sebagai wadah pengabdian untuk melatih tanggung jawab sosial serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Kepala SMP Maria Goretti, Fristy Yasinta Tarigan, S.Pd., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menjaga kelancaran pesta demokrasi ini.
“Pemilihan ini bukan sekadar memilih pemimpin, melainkan sarana belajar tentang demokrasi, tanggung jawab, dan menghargai perbedaan. Jabatan adalah amanah untuk melayani, bukan sekadar kebanggaan. Bagi siswa yang belum terpilih, tetaplah bersemangat karena setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi. Mari kita terus bertumbuh bersama dalam semangat melayani dan berkolaborasi, sebab OSIS adalah wadah bersama untuk berkarya dan membawa perubahan positif bagi sekolah.”

Menanggapi hasil tersebut, pasangan ZeeZie mengungkapkan rasa syukur sekaligus kesiapan mengemban amanah besar ini. Mereka berkomitmen untuk mengawal aspirasi seluruh murid agar sejalan dengan visi sekolah. Selamat bertugas kepada pengurus terpilih!
Kontributor : Dewi Susanti
