Ujung Beting, YTKNews.id — Komunitas SD Santo Carolus yang sudah berdiri sejak 1984 di Kepulauan Lingga bersama umat Paroki Santo Carolus Borromeus Ujung Beting menggelar misa perayaan pelindung sekolah dan paroki pada Rabu (4/11/2026). Perayaan ekaristi yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran guru, karyawan, para murid, orang tua murid, tokoh umat, dan masyarakat paroki setempat.
Menariknya, seluruh rangkaian tugas liturgi dipercayakan kepada para murid SD Santo Carolus. Pelaksanaan ekaristi berjalan lancar berkat keterlibatan aktif para murid, antara lain Claura Olivia Agustine sebagai lektor, Eltania yang membawakan doa umat, Novillya Teja sebagai dirigen paduan suara, serta Rosa dan Meilisa yang bertugas sebagai misdinar.
Misa dipersembahkan oleh Romo Simply, yang dalam homilinya menyoroti keteladanan nyata Santo Carolus Borromeus, khususnya bagi kaum muda dan dunia pendidikan. Romo Simply berpesan agar para siswa memegang teguh semangat sang santo pelindung dengan terus bersemangat menimba ilmu hingga ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Usai ibadat ekaristi, kehangatan berlanjut melalui acara ramah tamah “kopi bareng” yang mempertemukan pihak sekolah, para orang tua, tokoh paroki, dan warga gereja untuk saling bertukar cerita serta mempererat tali kekeluargaan. Dalam diskusi tersebut sejumlah tokoh menyampaikan saran-saran untuk SD St. Carolus.
Robertus Sumakud, S.Pd. menegaskan bahwa perayaan ini adalah bentuk ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan bagi komunitas sekolah.
“SD St. Carolus Ujung Beting, di tengah perkembangan dunia pendidikan yang semakin maju, kini bergairah kembali dan bersemangat lagi. Melalui Yayasan Tunas Karya, sekolah ini mendapat dua tenaga pendidik baru. Semoga dengan semangat dan teladan Santo Carolus Borromeus, visi dan misi yayasan serta sekolah terus terwujud, sebagaimana seruan Mars SD Carolus: berantas kebodohan, berantas kemiskinan, kita semakin jaya,” ujar Robertus.
Selain itu, Katekis Paroki sekaligus tokoh umat, Sonny menyampaikan peranan sekolah dalam menanamkan Pendidikan Agama kepada murid, sehingga terlihat nyata ketika mereka sudah lulus dari SD St Carolus.

Romo Paroki St. Carolus Boromeus, RD. Simply Iowan menyampaikan bahwa SD Santo Carolus adalah satu satunya sekolah katolik tertua di Kepulauan Lingga, yang memiliki kualitas atau mutu yang tidak kalah dengan sekolah negeri di sekitarnya. “Dengan segala fasilitas yang cukup lengkap yang dimiliki sekarang semoga sekolah semakin maju dan menghasilkan lulusan yang bermutu”, ungkap RD. Simply.
Lazarus Allo, selaku alumni angkatan pertama sekaligus Ketua Komite SD St. Carolus menceritakan tentang awal mula berdirinya sekolah serta bagaimana para romo dan guru berkeliling dari pulau – pulau untuk mencari murid. Ia pun berharap di masa datang sekolah makin maju dan berkembang lebih baik.
Dukungan tenaga pengajar baru dari Yayasan Tunas Karya ini diharapkan makin memperkokoh langkah SD Santo Carolus Ujung Beting dalam mencerdaskan generasi penerus di masa mendatang.
Penulis : Eko Sudaryanto
