Home » Aksi Nyata Di Masa Prapaskah, Siswa SMP Yos Sudarso Batam Berbagi Sembako Untuk Sesama

Aksi Nyata Di Masa Prapaskah, Siswa SMP Yos Sudarso Batam Berbagi Sembako Untuk Sesama

oleh smpyos1

Batam, YTKNews.id- Semangat berbagi di masa Prapaskah ditunjukkan oleh para siswa SMP Yos Sudarso Batam melalui kegiatan pengumpulan sembako yang melibatkan seluruh peserta didik kelas VII, VIII, dan IX. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 2-10 Maret 2026 di lingkungan sekolah sebagai bentuk kepedulian sosial serta wujud nyata semangat berbagi kepada sesama yang membutuhkan.

Kegiatan pengumpulan sembako ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan rohani dalam masa Prapaskah. Pada masa ini, umat diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan melalui doa, puasa, serta perbuatan kasih kepada sesama. Salah satu wujud nyata dari perbuatan kasih tersebut adalah berbagi kepada orang lain yang sedang mengalami kesulitan.

Pengumpulan sembako oleh siswa/i SMP Yos Sudarso Batam Center

Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk memahami makna berbagi serta menumbuhkan rasa empati terhadap orang-orang yang kurang mampu di sekitar mereka. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi siswa agar memiliki sikap peduli, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan.

Dalam pelaksanaannya, setiap tingkat kelas memiliki tanggung jawab untuk membawa jenis sembako yang berbeda. Siswa kelas VII membawa gula kemasan minimal 2 kilogram, siswa kelas VIII membawa minyak goreng kemasan minimal 2 liter, sedangkan siswa kelas IX membawa beras kemasan minimal 2,5 kilogram. Seluruh sembako yang terkumpul kemudian didata dan disiapkan oleh pihak sekolah untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Selama masa pengumpulan sembako berlangsung, para siswa terlihat antusias dalam berpartisipasi. Banyak siswa datang ke sekolah dengan membawa sembako sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Hal ini menunjukkan bahwa para siswa memiliki semangat kebersamaan dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama.

Beberapa guru di SMP Yos Sudarso Batam juga memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan tersebut. Anastasia Tri Lestari Manik, S.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat baik untuk membentuk karakter peserta didik.

“Melalui kegiatan ini anak-anak belajar untuk berbagi dengan sesama. Mereka juga belajar melihat dan mengenali bahwa masih ada orang-orang di sekitar yang membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Tadius Sudarna, S.Pd. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini memberikan banyak nilai positif bagi para siswa. Selain belajar untuk berbagi, siswa juga diajarkan untuk menghargai makanan serta memiliki kepedulian terhadap orang lain.

“Kegiatan ini mendorong anak-anak untuk belajar berbagi, menghargai makanan, dan peduli kepada orang lain yang membutuhkan,” jelasnya.

Sementara itu, Romasi Simamora, S.Pd. juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan pengumpulan sembako ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat baik dan diharapkan dapat terus dilaksanakan setiap tahun karena memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Menurut saya kegiatan ini sangat bagus. Kalau bisa dilakukan setiap tahun, karena dapat membantu orang-orang yang kurang mampu. Bantuan yang diberikan mungkin sederhana, tetapi sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.

Tidak hanya para guru, para siswa juga memberikan pendapat mereka tentang kegiatan ini. Novalentino Branden Korompis, siswa kelas VIII, mengatakan bahwa kegiatan pemberian sembako ini sangat baik karena dapat membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Menurut saya kegiatan pemberian sembako ini bagus karena dapat membantu orang-orang yang membutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ezekiel Patio Situmorang, siswa kelas VIII lainnya, juga menilai kegiatan ini memberikan manfaat yang baik bagi banyak orang. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini mengajarkan siswa untuk saling membantu dan bekerja sama.

“Menurut saya kegiatan ini bagus karena kita bisa gotong royong dan saling membantu orang-orang yang membutuhkan bantuan tersebut,” katanya.

Sebagai penutup, Kristian Sansum, S.Fil., selaku kepala SMP Yos Sudarso mengatakan, “Pendidikan sejati tidak hanya berhenti di balik dinding kelas dan tumpukan buku teks. Melalui pengumpulan sembako ini, para siswa diajak melampaui batas akademik untuk menyentuh nilai-nilai kemanusiaan yang paling mendasar. Semangat berbagi yang ditanamkan sejak dini adalah benih empati yang kelak akan tumbuh menjadi karakter kokoh—membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga menjadi sumber berkat bagi sesama. Di sini mereka belajar sebuah kebenaran sederhana: bahwa kepedulian sekecil apa pun adalah cahaya harapan bagi mereka yang membutuhkan.”Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, keluarga besar SMP Yos Sudarso Batam berharap kegiatan berbagi seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. (Atr)

Kontributor : Atri N.S.

Anda mungkin juga suka