Home » Spirit Baden-Powell Menyala di Altar: Dalam Rangka Misa Pramuka SMA Santo Yosef Pangkalpinang serta Sekolah Katolik Lainnya, Ikut Serta Berpartisipasi Teguhkan Iman dan Pengabdian

Spirit Baden-Powell Menyala di Altar: Dalam Rangka Misa Pramuka SMA Santo Yosef Pangkalpinang serta Sekolah Katolik Lainnya, Ikut Serta Berpartisipasi Teguhkan Iman dan Pengabdian

oleh Lukas Mileniawan

Pangkalpinang, YTKNews.id – SMA Santo Yosef Pangkalpinang ikut serta berpartisipasi serta ikut bertugas liturgi Misa Baden-Powell pada 24 Februari 2026 di Gereja Santa Bernadeth, Pangkalpinang, serta sekolah – sekolah Katolik lainnya yang ikut serta dalam misa ini sebagai bentuk syukur dan refleksi iman dalam memperingati semangat kepanduan yang diwariskan oleh Robert Baden-Powell. Perayaan Ekaristi yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh anggota Pramuka, pembina, serta keluarga besar sekolah dengan penuh sukacita dan kebersamaan.


Dengan mengenakan seragam Pramuka lengkap, para peserta didik memasuki gereja dalam barisan rapi, membawa simbol-simbol kepanduan yang sarat makna. Suasana misa terasa istimewa karena memadukan nilai spiritual Katolik dengan semangat Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka yang menjadi pedoman hidup anggota Pramuka.
Dalam homilinya, Romo Yosef Setiawan, Pr, imam selebran menegaskan bahwa semangat Baden-Powell bukan sekadar keterampilan berkemah atau baris-berbaris, melainkan panggilan untuk menjadi pribadi yang tangguh, setia, dan siap melayani sesama. “Pramuka Katolik dipanggil menjadi terang di tengah masyarakat, menghadirkan kasih, disiplin, dan tanggung jawab,” pesannya, didampingi Romo Handoko, Pr.


Perayaan ini juga diisi dengan doa umat khusus bagi para anggota Pramuka di seluruh dunia, serta komitmen bersama peserta didik SMA Santo Yosef Pangkalpinang untuk terus menghidupi nilai kepanduan dalam kehidupan sehari-hari: jujur, berani, peduli, dan beriman. Lagu-lagu liturgi bernuansa kepanduan menambah kekhidmatan sekaligus kebanggaan akan identitas Pramuka Katolik.


Kepala SMA Santo Yosef Pangkalpinang Frans, S.Pd.,M.M menyampaikan bahwa Misa Baden-Powell menjadi momentum penting pembinaan karakter siswa. “Kami ingin peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berjiwa pemimpin, beriman kuat, dan siap mengabdi. Itulah warisan Baden-Powell yang kami hidupi di sekolah ini,” ujarnya.

 

 

 

 

 

 

Melalui Misa Baden-Powell 2026 ini, SMA Santo Yosef Pangkalpinang meneguhkan komitmen untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, beriman, dan siap berkarya bagi Gereja, bangsa, dan dunia sejalan dengan semangat kepanduan yang terus hidup dari masa ke masa.

Penulis : Lukas Mileniawan, S.Pd.

Anda mungkin juga suka