Batam, YTKNews.id– Aksi Puasa Pembangunan (APP) bukan sekadar rutinitas tahunan bagi umat Katolik, melainkan sebuah gerakan pertobatan nyata yang menyentuh sisi kemanusiaan terdalam. Selama masa Prapaskah—40 hari menjelang Paskah—seluruh umat diajak untuk mewujudkan iman melalui puasa, pantang, dan derma. Di tengah dinamika kehidupan, APP hadir sebagai mercusuar solidaritas untuk membangun kesejahteraan sesama.
SMP Yos Sudarso Batam Center, sebagai institusi yang menjunjung tinggi nilai-nilai Kristiani, turut mengobarkan semangat ini. Sejak 18 Februari hingga 1 April 2026 mendatang, seluruh warga sekolah terlibat aktif dalam pengumpulan dana setiap hari Rabu dan Jumat. Tak hanya materi berupa uang, aksi nyata juga diwujudkan melalui pengumpulan sembako yang berlangsung pada 2 hingga 10 Maret 2026. Dana yang terkumpul disalurkan langsung ke Keuskupan Pangkalpinang, sementara paket sembako didistribusikan kepada saudara-saudara yang membutuhkan di lingkungan terdekat.
Wujud cinta kasih ini terpancar dari 160 paket sembako (masing-masing berisi 2,5 kg beras, 2 kg gula, dan 2 liter minyak) menjangkau mereka yang setia melayani di garis depan: 11 petugas keamanan Sekolah Yos Sudarso, 4 tenaga kebersihan SMP Yos Sudarso, dan 3 pramusaji SMP Yos Sudarso. Kepedulian ini pun merangkul 2 keluarga murid SMP Yos Sudarso yang membutuhkan serta mengalir juga ke Paroki St. Damian Bengkong (50 paket), Paroki Kerahiman Ilahi Tiban (50 paket), dan Paroki St. Hilarius Piayu (40 paket).

Melengkapi gerakan tersebut, warga sekolah juga menyalurkan 70 paket beras (masing-masing 5 kg), 21 paket gula curah (masing-masing 5 kg), 16 paket gula kemasan (masing-masing 5 kg), serta 51 minyak goreng kemasan (masing-masing 4 liter). Seluruh paket ini disalurkan dengan penuh sukacita untuk mendukung pelayanan di Shelter Romo Paschal Sekupang, Susteran Gembala Baik Punggur, serta Novisiat SSCC Piayu.


Meylan Br Ginting, S.Pd., dari Tim Pastoral, tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Baginya, melihat seluruh warga sekolah bergerak serentak adalah sebuah anugerah yang menggetarkan. Senada dengan itu, Elisabeth Maria Subekti, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, menitikkan rasa terima kasih yang mendalam kepada para orang tua dan murid. Di setiap butir beras yang diberikan, ada doa dan pengorbanan yang tulus dari keluarga-keluarga yang ingin berbagi cahaya.
Kepala SMP Yos Sudarso Batam Center, Kristian Sansum, S.Fil., dengan bijak merangkum bahwa seluruh rangkaian ini adalah “sekolah kehidupan”. Baginya, momen dari mengumpulkan, mengepak, hingga menyalurkan bantuan adalah ruang di mana ego luruh dan kasih tumbuh. Ia berharap, melalui aksi ini, murid-murid tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi memiliki jiwa yang lembut dan peka terhadap rintihan sesama.
Pada akhirnya, APP di SMP Yos Sudarso adalah bukti bahwa kasih sejati tidak mengenal batas dan tidak pernah pandang bulu. Ia hadir seperti embun yang menyejukkan mereka yang dahaga akan perhatian. Semoga setiap butir derma ini menjadi berkat yang abadi—menjadi bekal bagi yang memberi untuk semakin rendah hati, dan menjadi penghiburan bagi yang menerima untuk kembali tegak berdiri. Karena di dalam kasih, kita semua adalah saudara. (AVS)
Kontributor : Adventi Veronica
