Batam, YTKNews.id – Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) di Kota Batam tahun 2026 yang diselenggarakan pada 6–7 Mei 2026 di Mega Mall Batam berlangsung meriah dan penuh semangat. FLS3N tingat kecamatan ini diikuti oleh Kecamatan Batam Kota, Bengkong, Nongsa dan Sei Beduk. Ajang tahunan ini menjadi wadah penting bagi para pelajar untuk menampilkan bakat, kreativitas, serta kemampuan terbaik mereka di bidang seni dan budaya.
Kegiatan FLS3N tahun ini diikuti oleh berbagai sekolah tingkat SMP dari seluruh Kota Batam. Setiap sekolah mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk berkompetisi dalam berbagai cabang lomba, seperti ilustrasi, menyanyi solo, kreativitas musik tradisional, ansambel campuran tiga alat musik, tari kreasi, pantomim, mendongeng, dan menulis cerita. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar serta mendapat antusiasme tinggi dari peserta maupun para pendukung yang hadir.
SMP Yos Sudarso Batam menjadi salah satu sekolah yang menunjukkan partisipasi aktif dalam ajang ini. Dengan persiapan yang matang melalui latihan rutin dan bimbingan dari para guru, para siswa tampil maksimal di setiap cabang lomba yang diikuti. Tidak hanya menampilkan kemampuan teknis, para peserta juga mampu menunjukkan ekspresi, kreativitas, serta karakter yang kuat dalam setiap penampilannya.
Pada cabang menyanyi solo, peserta dari SMP Yos Sudarso Batam berhasil memukau dewan juri dengan teknik vokal yang baik, penghayatan lagu yang mendalam, serta penampilan yang penuh percaya diri hingga berhasil meraih Juara 1. Prestasi ini menjadi pencapaian tertinggi yang diraih sekolah dalam ajang FLS3N tahun ini.

Penyerahan penghargaan lomba vocal solo
Sementara itu, pada cabang kreativitas musik tradisional, para siswa berhasil mengombinasikan unsur musik daerah dengan sentuhan kreativitas modern sehingga menghasilkan penampilan yang unik dan menarik, serta berhasil meraih Juara 2. Di cabang ilustrasi, karya yang dihasilkan menunjukkan imajinasi yang kuat serta penguasaan teknik yang baik sehingga juga berhasil meraih Juara 2.

Penyerahan penghargaan lomba ilustrasi

Penyerahan penghargaan kreativitas musik tradisional
Tidak kalah membanggakan, pada cabang pantomim para peserta mampu menyampaikan cerita dan emosi hanya melalui gerakan tubuh tanpa dialog. Penampilan yang komunikatif dan penuh ekspresi tersebut berhasil meraih Juara 2. Selain itu, pada cabang ansambel campuran tiga alat musik, kolaborasi harmonis antar pemain menjadi kekuatan utama yang mengantarkan tim ini meraih Juara 3.

Penyerahan penghargaan lomba musik ansambel

Peraih juara dalam lomba pantomim
Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras para siswa yang telah berlatih secara konsisten serta dukungan penuh dari para guru pembimbing yang dengan sabar membina dan mengarahkan. Dukungan dari pihak sekolah dan orang tua juga menjadi faktor penting dalam mendorong semangat para peserta untuk memberikan yang terbaik.
Kepala SMP Yos Sudarso Batam, Kristian Sansum, S.Fil., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi atas prestasi yang diraih oleh para siswa. Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui bersama.
“Penampilan siswa-siswi SMP Yos Sudarso Batam sangat mengesankan. Mereka tampil percaya diri, kreatif, dan mampu menyampaikan pesan seni dengan baik. Kami melihat ini sebagai hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten di sekolah, serta dukungan penuh dari para guru dan orang tua,” ujarnya.
Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan sekaligus pembina dan pendamping lomba pantomim, Elisabeth Maria Subekti, S.Pd., juga menyampaikan apresiasi atas usaha keras para siswa, khususnya pada cabang pantomim. Ia menilai bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari proses latihan yang disiplin dan kekompakan tim.
“Anak-anak menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Dalam pantomim, mereka dituntut untuk menyampaikan cerita tanpa kata-kata, dan itu tidak mudah. Namun, mereka mampu membawakannya dengan penuh penghayatan dan kerja sama yang solid. Saya sangat bangga dengan usaha dan semangat mereka,” ungkapnya.
Sementara itu, pembina lainnya, Yopandi Sitanggang, S.Pd., juga memberikan tanggapannya terhadap capaian para siswa. Ia menekankan bahwa proses latihan menjadi kunci utama dalam meraih hasil yang maksimal.
“Prestasi ini merupakan hasil dari latihan yang konsisten dan komitmen yang tinggi dari para siswa. Kami sebagai pembina hanya mengarahkan, tetapi keberhasilan ini sepenuhnya adalah hasil kerja keras mereka. Harapannya, pengalaman ini dapat menjadi bekal untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” ujarnya.
Lebih lanjut, pihak sekolah menegaskan bahwa ajang FLS3N bukan sekadar kompetisi untuk meraih juara, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran yang sangat berharga bagi para siswa. Melalui kegiatan ini, siswa belajar mengembangkan potensi diri, menghargai proses, serta membangun rasa percaya diri untuk tampil di depan umum.
Prestasi yang diraih oleh SMP Yos Sudarso Batam dalam ajang FLS3N 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga serius dalam mengembangkan potensi siswa di bidang seni dan budaya. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengharumkan nama sekolah di berbagai ajang kompetisi.
Dengan semangat dan komitmen yang terus dijaga, SMP Yos Sudarso Batam optimistis dapat terus melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kreatif, berkarakter, dan berprestasi di berbagai bidang. (Atr)
Kontributor : Atri N.S
