Home » Jelang Kelulusan, Penggalang SMP Santa Theresia Kelas IX Ikuti Camping Pramuka

Jelang Kelulusan, Penggalang SMP Santa Theresia Kelas IX Ikuti Camping Pramuka

oleh Marcelina Sandra

Pangkalpinang, YTKNews.id — Puncak kegiatan kepramukaan kelas 9 SMP Santa Theresia ditutup dengan kegiatan Camping Pramuka yang diselenggarakan pada 22-23 Mei 2026. Kegiatan tahunan yang akhirnya kembali dilaksanakan pada tahun ini menyita antusias para murd kelas 9, khususnya karena kegiatan ini merupakan kegiatan bersama sebelum kelulusan. Dengan mengusung tema “Menjadi Genarasi Berkarakter dan Berkesadaran”, SMP Santa Theresia mengajak adik-adik penggalang untuk menanamkan dan menumbuhkan budi pekerti luhur sebagai generasi penerus bangsa serta kegiatan ini sebagai wadah untuk pemberian pembekalan pengetahuan dan ketrampilan adik-adik untuk menjadi pribadi berkarakter dan berjiwa pancasila.

Keseruan mulai terasa saat hari pertama registrasi kegiatan. Adik-adik penuh antusias membawa perlengkapan yang akan digunakan untuk bermalaman di sekolah. Kali ini terasa berbeda, bila biasanya buku dan alat tulis yang dibawa, tumpukan buku itu berganti menjadi peralatan masak, bahan-bahan lomba dan segala pernak-pernik yang sudah didiskusikan bersama untuk masing-masing regu mereka.

Kegiatan dimulai dengan apel bersama. Adik-adik berkumpul dan langsung bersiap menyelesaikan misi hari pertama. Dalam upaya mempererat kebersamaan dan menumbuhkan pribadi yang berkarakter, beberapa misi yang harus diselesaikan oleh adik-adik di hari pertama adalah sejarah kepramukaan, Dasa Dharma dan Trisatya, Sandi Kotak, Tali Temali, PBB (Peraturan Baris Berbaris), Lomba Kreativitas Pentas Seni. Pos – pos ini tersebar keberbagai tempat, di lingkungan sekolah dan sekitar sekolah. Adik-adik hanya dibekali rute lokasi untuk mereka tempuh. Adik-adikpun menjadi semakin tertantang, kala ada regu yang salah rute dan harus kembali ke rute yang benar. Melalui pengalaman ini, adik-adik di ajak untuk belajar disiplit dengan intruksi yang diberikan. Setelah rute perjalanan di luar sekolah, adik-adikpun belajar bergotongroyong untuk menyiapkan makan sore. Secara mandiri, mereka bekerja sama dalam regu.

Hingga puncak acara saat upacara api unggun, kebersamaan pun semakin erat terjalin. Upacara dengan penuh khidmat dan hangatnya api unggun menyelimuti malam yang cukup dingin kala itu. Dengan prosesi api unggun, anak-anak dikukuhkan kembali mengenai nilai-nilai Dasa Dharma. Dengan diawali api obor kepala sekolah, perwakilan 2 orang untuk masing-masing kelaspun turut menyalakan obor.  Kehangatan malampun semakin terasa ditambah dengan rangkaian pentas seni yang ditampilkan oleh adik-adik, mengusir nyamuk dan rasa kantuk malam itu.

 

Keseruan terus berlanjut sampai hari kedua. Untuk mengawali hari, adik-adik diajak untuk jalan sehat bersama. Semangat pagipun terpancar hingga pada sesi lomba kreativitas memasak. Dengan topik memasak “nasi goreng”, adik-adik bergegas penuh antusias menyiapkan alat dan bahan untuk dinilai tim juri.

Hingga sesi penutupan selesai, semangat masih terus terpancar. Acara penutup diakhiri dengan apel bersama.

 

“Terima kasih adik-adik, mau belajar disiplin bersama, bertanggungjawab, dan menyelesaikan misi dengan penuh antusias. Semoga hal-hal baik yang sudah diperoleh selama 2 hari ini tidak hanya berhenti di sekolah, tetapi adik-adik terus lanjutkan di keluarga dan di tengah-tengah masyarakat.” pesan Kak Sandra saat apel bersama.

 

“Kegiatan Camping ini menjadi momen yang penuh kenangan, sekaligus berharga karena merupakan ajang Pramuka terakhir, juga kesempatan untuk berkumpul bersama di sekolah terakhir kali bagi murid kelas 9 sebagai satu angkatan utuh.” ungkap Lan Cen, S.Ag.

 

“Saya senang anak-anak tetap bersemangat mengikuti camping. Mereka merasakan persaudaraan, kerja sama tim, dilatih menjadi mandiri, juga peduli lingkungan dengan mengeksplor alam. Ini akan jadi kenangan indah bagi mereka. Semoga nilai-nilai yang telah ditanamkan kepada mereka selama di sekolah ini akan terus menyala di hati mereka saat melangkah ke jenjang berikutnya.” tutupnya.

 

Reporter: Marcelina

Anda mungkin juga suka