Pangkalpinang, YTKNews.id — Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hebat melanda Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba. Peristiwa ini menghanguskan rumah ratusan kepala keluarga (KK) hingga rata dengan tanah dan memaksa warga mengungsi. Merespons musibah tersebut, perwakilan SMP Santa Theresia diajak oleh Tim Kerja Kepramukaan Majelis Pendidikan Katolik (TKK MPK) Keuskupan Pangkal Pinang untuk turut menyalurkan bantuan kemanusiaan secara langsung ke lokasi pada 28 Oktober 2026.
Sebanyak tujuh anggota Pramuka Penggalang didampingi oleh seorang pembina dan Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) menjadi perwakilan SMP Santa Theresia dalam kegiatan tersebut. Untuk mendukung aksi kemanusiaan ini, SMP Santa Theresia turut menggalang dana bantuan di lingkungan sekolah. Berkat dukungan para guru, pegawai, murid, dan orang tua/wali murid, berhasil dihimpun dana sebesar Rp8.526.000,00, ditambah bahan pangan yang telah terkumpul dalam kegiatan bakti sosial HUT SMP Santa Theresia sebelumnya. Seluruh hasil donasi tersebut kemudian diserahkan kepada TKK MPK Keuskupan Pangkal Pinang.
Bersama TKK MPK Keuskupan Pangkal Pinang dan beberapa perwakilan dari sekolah Katolik lainnya, rombongan diberangkatkan secara langsung oleh Ketua MPK Keuskupan Pangkal Pinang, RD Servasius Samuel, S.Psi., M.Psi. Beliau juga mendoakan dan memberikan berkat kepada seluruh rombongan agar dapat menyalurkan bantuan dengan lancar.
Setibanya di lokasi, rasa sedih menyelimuti rombongan saat menyaksikan deretan rumah warga yang hangus terbakar. Salah seorang anggota Pramuka Penggalang, Bintang Vio Nakhami, mengaku tersentuh melihat langsung kondisi tersebut.
“Saya merasa sangat sedih melihat langsung rumah-rumah warga yang hangus terbakar dan beratnya cobaan mereka. Semoga warga diberi kekuatan dan bantuan ini dapat mempercepat pemulihan tempat tinggal serta aktivitas mereka,” ungkapnya.
Rasa duka kemudian diwujudkan dalam aksi nyata. Seluruh anggota rombongan bahu-membahu menurunkan bantuan logistik di kediaman Ketua RT yang dijadikan posko pusat bantuan. Penyerahan bantuan tersebut disaksikan oleh kepala dusun, kepala desa, serta Babinsa dari Polsek Simpang Rimba.
Ketua TKK MPK Keuskupan Pangkal Pinang, Willy Wilhelmus Suluh, menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan empati terhadap sesama.
“Kedatangan kami ke sini sebagai wujud kepedulian dan rasa kemanusiaan adik-adik Pramuka terhadap warga yang terkena musibah. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka,” ujarnya.
Apresiasi senada disampaikan oleh Kepala SMP Santa Theresia, Lan Cen, S.Ag. Ia mengapresiasi inisiatif Tim Kerja Kepramukaan MPK dalam menyelenggarakan kegiatan ini serta menyampaikan terima kasih karena TKK MPK telah menunjuk SMP Santa Theresia untuk mewakili sekolah-sekolah yang berkunjung ke daerah terdampak. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi para murid untuk belajar secara langsung tentang nilai-nilai kemanusiaan.
“Pengalaman ini hendaknya membuat mereka belajar merespons penderitaan dengan kasih dan tanggung jawab, bukan sekadar kegiatan sosial dan dokumentasi. Kita mesti mengajarkan bahwa korban tidak boleh dijadikan objek kegiatan sosial; martabat mereka harus tetap dihormati. Maka, perjumpaan langsung dengan masyarakat terdampak seharusnya menjadi pengalaman kemanusiaan yang mengusik hati nurani anak-anak, membentuk hati mereka untuk berempati, peduli, dan mau berbagi,” pungkasnya.
Kontributor: Haidar
