Home » YTK Gelar Diklat Ini, Untuk Membentuk Pemimpin Berkarakter dan Unggul

YTK Gelar Diklat Ini, Untuk Membentuk Pemimpin Berkarakter dan Unggul

oleh SD Theresia

Pangkalpinang, YTKNews.id—Yayasan Tunas Karya (YTK) sangat aktif dalam mengadakan berbagai kegiatan diklat (pendidikan dan pelatihan) kepemimpinan dan peningkatan kompetensi untuk para pegawainya. Kegiatan tersebut sudah terlaksana dalam beberapa tahun terakhir ini. Usai menggelar diklat CPT beberapa waktu yang lalu, YTK lanjut menggelar diklat “Leadership Excellence” gelombang ke-3 dengan tema “Pemimpin Yang Berkarakter, Unggul dan Melayani”. Diklat tersebut dilaksanakan dari tanggal 2 hingga 4 Maret 2026 di Puri Sadhana.

Pegawai yang mengikuti diklat tersebut berjumlah 52 orang dan berasal dari berbagai unit karya yang tersebar di beberapa wilayah Babel bahkan beberapa pegawai dari wilayah terjauh yaitu Belitung juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Peserta yang bertempat tinggal jauh maupun dekat wajib menginap di lokasi kegiatan diklat diselenggarakan. 4 orang guru SD Santa Theresia 1 Pangkalpinang juga turut menjadi peserta dalam diklat tersebut.

“Kegiatan di awali dengan misa bersama yang dipimpin oleh Romo Yudi kemudian dilanjut dengan acara pembukaan yaitu sambutan ketua panitia dan sambutan ketua YTK yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi”, ungkap Ambar salah satu peserta diklat.

Beliau juga menambahkan bahwa dalam sambutan ketua YTK, RD Servasius Samuel, S.Psi, M.Psi, dijelaskan, diklat leadership yang terlaksanakan itu, untuk menambah kompetensi para guru, dalam hal kepemimpinan. “Siapapun dapat mengikutinya, bukan hanya kepala sekolah ataupun wakil kepala sekolah saja. Karena sebagai seorang pendidik juga membutuhkan keterampilan dalam memimpin,” ungkap Romo Samuel.

Pelatihan leadership (kepemimpinan) merupakan program pendidikan sistematis untuk meningkatkan kemampuan seseorang dalam memimpin, memotivasi, dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Pelatihan ini berfokus pada pengembangan soft skill seperti komunikasi, manajemen konflik pengambilan keputusan, dan kecerdasan emosional.

“Harapannya para peserta diklat khususnya yang berperan sebagai pendidik mampu untuk menghidupi soft skill seorang pemimpin yang dimulai dari diri sendiri, sehingga mampu mengimplementasikannya serta menjadi role model bahkan menjadi fasilitator bagi murid-murid di setiap unit karyanya”. pungkas Siau Lie yang juga merupakan peserta diklat. (***)

 

Kontributor : Roselina Butarbutar

Anda mungkin juga suka