Pangkalpinang, YTKNews.id— Selama 3 hari, semangat kolaborasi dan berbagi cerita tampak di Puri Sadhana, Kebun Sahang, Bangka Tengah. Terhitung mula, Kamis sampai Sabtu, 5 hinggai 7 maret 2026, para Kepala Sekolah Yayasan Tunas Karya (YTK), Wilayah Bangka Belitung (Babel) berkumpul, berbagi cerita, dan mendengarkan arahan dan masukan dari Pengurus YTK.
Kegiatan yang lazim disebut Rapat Koordinasi (Rakor) Kelompok Kerja Kepala Sekolah alias K3S ini, dihadiri para pimpinan unit karya berbagai jenjang yang ada di bawah naungan YTK. Mulai dari kepala sekolah tingkat KB-TK, SMP, SMA, hingga SMK yang tersebar di seluruh wilayah Babel. Tidak ketinggalan, Kepala Asrama St. Theresia pun turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Selama kegiatan, suasana tampak dinamis dengan berbagai sesi sharing. Pengembangan kegiatan Kokurikuler yang kreatif dan mengasah karakter murid, merupakan salah satu fokus utama dalam diskusi serta pemantapan strategi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) guna menyambut tahun pelajaran 2026/2027 mendatang.
Kegiatan Rakor K3S Wilayah Bangka Belitung ini dirasakan sebagai wadah yang sangat menguatkan bagi para pengelola sekolah. Di tengah tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, pertemuan tatap muka ini menjadi ruang untuk saling memberikan dukungan dan gagasan inovatif.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menggali kiat-kiat baru dalam meningkatkan mutu pendidikan yang berkualitas. Para pimpinan unit saling bertukar pengalaman tentang bagaimana menciptakan layanan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan zaman.
“Rakor ini benar-benar berdampak positif bagi kami. Di sini kita bersama-sama menyatukan langkah untuk memajukan pendidikan di bawah naungan Yayasan Tunas Karua dan yang paling penting untuk terus meningkatkan standar pelayanan kita kepada siswa dan orang tua,” ungkap Siau Lie, pimpinan unit SD Santa Theresia 1 yang jadi salah satu peserta Rakor.
Pertemuan yang berakhir pada 7 Maret 2026, ditutup dengan tekad bulat untuk membawa perubahan nyata di unit masing-masing. Seluruh kepala sekolah dan pimpinan asrama pulang membawa energi baru untuk mewujudkan pendidikan yang lebih bermutu. (sfn)

Kontributor : Henny Risnawaty Putri
