Toboali, YTKNews.id – SD Karya dan TK Karya menggelar perayaan Tahun Baru Imlek dalam rangka menyambut Cap Go Meh dengan berbagai kegiatan meriah di lapangan bawah SD Karya. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada Senin, 2 Maret hingga Selasa, 3 Maret 2026, dengan melibatkan siswa, guru, serta orang tua murid.

Pada hari pertama, Senin (2/3), kegiatan diisi dengan berbagai perlombaan bagi para siswa. Siswa kelas kecil mengikuti lomba mewarnai dengan penuh antusias, sementara siswa kelas besar mengikuti lomba membuat lampion yang menjadi simbol khas perayaan Imlek. Kreativitas dan semangat para siswa tampak dalam setiap karya yang mereka tampilkan.

Memasuki hari kedua, Selasa (3/3), acara mencapai puncaknya dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang semakin meriah. Pihak sekolah mengundang orang tua siswa dari kelas 1 hingga kelas 6, Ketua Komite Sekolah, Romo Paroki, serta tamu undangan dari TK Kuncup dan TK B3. Kehadiran para tamu semakin menambah semarak suasana perayaan.
Pada puncak acara juga digelar lomba mewarnai bagi anak-anak TK serta berbagai penampilan pentas seni dari para siswa. Salah satu penampilan yang paling dinantikan adalah atraksi barongsai yang berhasil menghibur para peserta. Acara semakin meriah dengan pembagian doorprize berupa angpau serta penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba. Kegiatan ini turut didukung oleh sponsor dari Bank Sumsel serta Faber-Castell yang membantu dalam pelaksanaan lomba mewarnai.

Kepala SD Karya, Agnes Anjelia, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya para orang tua siswa yang turut membantu menyediakan konsumsi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, toleransi, serta memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas mereka,” ujarnya.
Melalui perayaan ini, SD Karya dan TK Karya berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara sekolah, siswa, dan orang tua, sekaligus memperkaya pengalaman budaya bagi para peserta didik. (Tri)
Penulis: Vinsensia
